tirto.id - Bagaimana nasib Piala Dunia 2026 setelah Meksiko dilanda kericuhan dan perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran? Mengingat, Amerika dan Meksiko merupakan tuan rumah Piala Dunia 2026 nanti bersama Kanada.
Situasi dunia dalam beberapa hari terakhir memang tidak terlalu kondusif. Telah terjadi kericuhan di Meksiko buntut dari terbunuhnya Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, bos narkotika Meksiko, pada 22 Februari 2026. El Mencho tewas dalam sebuah operasi militer di Guadalajara.
Tidak lama kemudian, bahkan masih terjadi hingga saat ini, Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran. Di sisi lain Iran tidak tinggal diam dengan turut menyerang negara sekutu Amerika seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, hingga Bahrain.
Situasi itu bahkan diprediksi dapat berpotensi melahirkan Perang Dunia 3. Apalagi setelah terbunuhnya salah satu pemimpin Iran yakni Ali Khamenei dalam serangan udara di Teheran, Iran terlihat semakin agresif dalam melancarkan serangan balik.
Kejadian tersebut tentu berimbas kepada banyak hal. Dari sisi ekonomi, Iran memutuskan menutup Selat Hormuz yang bisa berdampak besar. Pasalnya Selat Hormuz merupakan gerbang ekspor minyak dan gas dari negara-negara Teluk ke pasar dunia.
Imbas dari rentetan kejadian itu juga bisa mengarah ke sepak bola, terutama Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni-19 Juli waktu setempat. Ingat, Iran juga merupakan salah satu negara yang lolos ke Piala Dunia 2026.
Sejauh ini tidak ada pernyataan dari FIFA bahwa Piala Dunia 2026 akan dibatalkan sebagai akibat dari situasi panas tersebut. Namun, perwakilan FIFA mengatakan bahwa mereka terus memantau perkembangan situasi yang terjadi.
"Saya membaca berita (soal Iran), sama seperti kalian. Kami juga telah melakukan pertemuan dan masih terlalu dini untuk memberikan keterangan. Tapi kami akan memonitor perkembangan terhadap semua isu di dunia," kata Mattias Grafstrom selaku Sekretaris Umum FIFA dilansir dari website ESPN.
"Kami telah melakukan drawing di Washington yang mana semua tim berpartisipasi. Fokus kami adalah soal Piala Dunia yang aman bersama semua tim peserta. Kami juga terus melakukan komunikasi dengan pemerintah negara-negara tuan rumah seperti yang biasa kami lakukan," tambah Grafstrom.
Buntut dari serangan AS-Israel, Iran dikabarkan menimbang opsi untuk menarik diri dari partisipasi mereka di Piala Dunia 2026. Apalagi sebelum drawing pada 5 Desember 2025 lalu, delegasi Iran sempat dipersulit mendapatkan visa masuk ke Amerika Serikat.
Alasan Iran untuk undur diri semakin masuk akal karena semua pertandingan mereka di babak grup akan dimainkan di Amerika Serikat. Sesuai dengan hasil drawing, Iran ada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Sesuai jadwal, Iran akan menghadapi Selandia Baru pada 16 Juni di Los Angeles. Lima hari kemudian di tempat yang sama, Iran akan menjalani laga melawan Belgia. Sedangkan duel Iran vs Mesir dijadwalkan main pada 27 Juni di Seattle.
"Dengan apa yang terjadi dan serangan dari Amerika Serikat, rasanya sulit bagi kami berpikir soal Piala Dunia. Tetapi para petinggi olahraga yang akan membuat keputusan," ucap Mehdi Taj selaku Ketua Federasi Sepak Bola Iran dikutip dari laman Marca.
Sementara itu terkait kericuhan di Meksiko, Presiden Claudia Sheinbaum mengatakan bahwa negaranya memastikan situasi akan tetap aman bagi semuanya. Sebelumnya, Meksiko memang diragukan bisa menjamin keamanan karena kericuhan berlangsung di Guadalajara, kota yang dijadwalkan menggelar empat laga Piala Dunia.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga telah mengeluarkan pernyataan. Ia meyakini bahwa Meksiko akan tetap aman sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.
"Tentu saja, kami memantau situasi yang terjadi di Meksiko saat ini. Tetapi saya ingin mengatakan bahwa sejak awal kami memiliki kepercayaan penuh kepada Meksiko, kepada Presiden Claudia Sheinbaum, dan kepada pihak berwenang. Kami yakin semuanya akan berjalan lancar," tutur Infantino dikutip dari ESPN.
Hasil Drawing Piala Dunia 2026
Berikut hasil drawing grup Piala Dunia 2026:
Grup A
- Meksiko
- Afrika Selatan
- Korea Selatan
- Pemenang Playoff Zona Eropa Path D (Denmark/Makedonia Utara/Ceko/Irlandia)
Grup B
- Kanada
- Pemenang Playoff Zona Eropa Path A (Italia/Irlandia Utara/Wales/Bosnia)
- Qatar
- Swiss
Grup C
- Brasil
- Maroko
- Haiti
- Skotlandia
Grup D
- Amerika Serikat
- Paraguay
- Australia
- Pemenang Playoff Zona Eropa Path C (Turki, Rumania/Slovakia/Kosovo)
Grup E
- Jerman
- Curacao
- Pantai Gading
- Ekuador
Grup F
- Belanda
- Jepang
- Pemenang Playoff Zona Eropa Path B (Ukraina/Swedia/Polandia/Albania)
- Tunisia
Grup G
- Belgia
- Mesir
- Iran
- Selandia Baru
Grup H
- Spanyol
- Cape Verde
- Arab Saudi
- Uruguay
Grup I
- Prancis
- Senegal
- Pemenang Playoff Antarkonfederasi Path 2 (Irak/Bolivia/Suriname)
- Norwegia
Grup J
- Argentina
- Aljazair
- Austria
- Yordania
Grup K
- Portugal
- Pemenang Playoff Antarkonfederasi Path 1 (DR Congo/Kaledonia Baru/Jamaika)
- Uzbekistan
- Kolombia
Grup L
- Inggris
- Kroasia
- Ghana
- Panama
Penulis: Wan Faizal
Editor: Permadi Suntama
Masuk tirto.id


































