Media yang Digunakan untuk Menulis Masa Prasejarah hingga Modern

Kontributor: Ahmad Efendi - 9 Agu 2021 09:55 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Baca informasi soal media yang digunakan untuk menulis sebagai sarana komunikasi manusia sejak zaman prasejarah hingga modern di sini.
tirto.id - Sebagai makhluk sosial, hakikat manusia adalah menjalin interaksi dengan sesamanya. Dengan kata lain, komunikasi menjadi syarat utama sebagai penghubung interaksi satu manusia dengan manusia lain.

Di masa modern ini, kita akan dengan mudah menjalin komunikasi, bahkan dengan orang yang jauh sekali pun. Melalui kemajuan teknologi, bermodal alat digital seperti gawai (smartphone) dan komputer, komunikasi antar-manusia dapat terjalin secara mudah kapan saja dan di mana saja.

Namun, pernahkan kita membayangkan seperti apa komunikasi manusia sebelum adanya kemajuan teknologi seperti sekarang ini?

Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi. Perkembangan ini bahkan sudah dimulai sejak lama, berawal dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakkan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang kemudian dikenal dengan nama internet.

Berikut ini media yang digunakan untuk menulis sebagai sarana komunikasi manusia sejak zaman prasejarah hingga sekarang.


Masa Prasejarah (Sebelum 3.000 SM)

Apakah manusia prasejarah melakukan komunikasi? Jika diperhatikan dari kemampuan bahasanya, sepertinya mereka tidak melakukan komunikasi. Namun, sebenarnya mereka melakukan komunikasi, hanya saja menggunakan media lain.

Manusia prasejarah dapat menggambarkan informasi yang mereka peroleh dengan cara menggambarkannya di dinding-dinding gua. Bahkan, mereka juga kerap menggunakan asap sebagai tanda peringatan, tanda bahaya, dan meminta bantuan.

Masa Sejarah (3.000 SM – 1.400 M)

Mengutip Sumber Belajar Kemendikbud, bangsa Sumeria untuk pertama kalinya menggunakan tulisan untuk berkomunikasi pada tahun 3.000 SM. Meski demikian, tulisan yang digunakan masih berupa simbol-simbol yang dibentuk dari piktograf sebagai huruf.

Selanjutnya, cara tersebut dikembangkan oleh bangsa Mesir. Mereka menggunakan huruf hieroglif untuk berkomunikasi. Huruf hieroglif lebih maju dibandingkan tulisan bangsa Sumeria.

Bahkan, pada tahun 500 SM, bangsa Mesir Kuno sudah menggunakan serat papyrus sebagai kertas pada sebagai alat komunikasi. Pohon papyrus sendiri banyak terdapat di sepanjang sungai Nil.

Pada periode yang lebih maju, yakni sekitar 105 SM, bangsa Cina menemukan kertas yang terbuat dari serat bambu yang sudah dihaluskan dan diratakan kemudian dikeringkan. Meski begitu, sebenarnya sistem menulis telah digunakan oleh Dinasti Shang di Cina yang memerintah pada tahun 1570-1045 SM.

Penemuan kertas dari serat bambu itu memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu, yang ditoreh dan dilumuri tinta atau yang sekarang lebih dikenal dengan sistem cap.

Di kemudian hari, dari temuan ini pula kertas modern (seperti yang kita kenal hari ini) mulai dibuat sebagai media menulis. Orang yang pertama kali menemukan kertas adalah Tsai Lun.


Masa Modern

1. Koran

Surat kabar adalah atau koran adalah media cetak yang berisi berbagai informasi. Di dalam koran terdapat informasi dengan berbagai topik, seperti peristiwa politik, olahraga, hiburan, budaya, dan cuaca.

Jika dilihat dari isinya, koran dapat dibagi menjadi koran umum dan koran khusus. Koran umum biasanya terbit setiap hari dan memuat berbagai informasi umum. Adapun koran khusus ada yang terbit seminggu sekali atau sebulan sekali. Koran khusus biasanya berisi informasi dalam bidang-bidang tertentu, seperti informasi bidang pertanian, industri, olahraga, dan kesenian

2. Telegraf

Samuel Finley Breese Morse (1791-1872), seorang peneliti berkebangsaan Amerika, merupakan orang yang pertama kali menemukan telegraf bersamaan dengan seorang fisikawan asal Inggris, Sir William F. Cooke.

Telegraf kemudian menjadi alat komunikasi yang penting pada pertengahan tahun 1800an sampai dengan pertengahan tahun 1900an. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal.

3. Komputer

Perkembangan komputer dimulai dengan adanya alat yang disebut Abacus, yang muncul sekitar 5.000 tahun yang lalu. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuah rak.

Pada tahun 1642, Blaise Pascal, menemukan kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator). Alat ini kemudian dinamakan Pascaline. Pascaline menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit.

Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan.

Komputer sendiri terus mengalami perkembangan dan evolusi, mengikuti perkembangan teknologi. Kini, sudah jamak dipakai komputer portable atau yang kita kenal dengan laptop, sebagai sarana berkomunikasi.


Baca juga artikel terkait KOMUNIKASI atau tulisan menarik lainnya Ahmad Efendi
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Ahmad Efendi
Penulis: Ahmad Efendi
Editor: Ibnu Azis

DarkLight