Sejarah Perkembangan Komputer dan Tokohnya dari Masa ke Masa

Oleh: Ilham Choirul Anwar - 7 April 2021
Dibaca Normal 2 menit
Asal mula komputer tidak jauh dari alat hitung. Penemuan alat hitung dijadikan sebagai salah satu tonggak sejarah komputer.
tirto.id - Sejarah perkembangan komputer dari awal hingga sekarang setidaknya telah melalui lima generasi yang membuat teknologi komputer semakin maju.

Pesatnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini tidak lepas dari penemuan komputer yang membuat perubahan besar dalam peradaban manusia.

Banyak hal yang dulunya jika dikerjakan secara manual agak merepotkan, kini dengan mudah dilakukan melalui perangkat komputer. Bahkan, beragam pula pekerjaan yang bisa dikerjakan secara otomatis menggunakan alat tersebut.

Menilik sejarah ke belakang, asal mula komputer tidak jauh dari alat hitung. Pasalnya, komputer berasal dari bahasa Latin “computare” dan bahasa Inggris “to compute” yang sama-sama bermakna “menghitung”. Oleh sebab itu, penemuan alat hitung dijadikan sebagai salah satu tonggak sejarah komputer.

Alat hitung yang menjadi cikal bakal komputer bernama abacus. Mengutip laman Sumber Belajar Kemendikbud, abacus adalah alat hitung kuno yang dipakai bangsa Romawi Kuno dan Yunani Kuno. Abacus dipakai dalam penghitungan sehari-hari layaknya kalkulator di masa sekarang.

Dengan abacus, manusia saat itu dapat menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, perkalian pangkat dua, dan akar pangkat dua. Blaise Pascal, seorang matematikawan dan ilmuwan Perancis, menemukan kalkulator otomatis di tahun 1642. Dia memakai seperangkat roda gigi yang berhubungan dalam pengaplikasian alat tersebut.


Awal penemuan komputer

Sekitar 30 tahun setelah Pascal menemukan kalkulator otomatis, matematikawan Jerman bernama Gottfried Wilhelm Leibniz mengembangkan kalkulator sebelumnya dengan menambahkan sistem bilangan biner. Sistem tersebut membantu mesin untuk menangani perhitungan lebih mudah ketimbang sistem desimal. Leibniz juga menambahkan roda gigi untuk perhitungan perkalian dan pembagian.

George Boole kemudian mengembangkan untuk matematika biner. Ilmuwan Inggris ini memakai sistem bilangan biner dalam menemukan tipe baru pada matematika yang kemudian dikenal dengan Aljabar Boolean dan Logika Boolean.

Sementara itu, keberadaan komputer modern tidak lepas dari peran Charles Babbage. Dalam bahan ajar Modul Tema 16: Dunia di Ujung Jari (Kemdikbud, 2020), dijelaskan bahwa matematikawan Inggris ini adalah penemu komputer pertama dengan karyanya Difference Engine No. 1. Ini adalah mesin penghitung dengan ukuran besar yang didesain pada tahun 1820-an.

Alat ini adalah komputer mekanik yang mampu menjadi mesin penganalisa. Mesin ini adalah mesin pertama yang bisa diprogram oleh manusia.

Sebagai apresiasi atas karyanya, Babbage dinobatkan sebagai “Bapak Komputer”. Perkembangan komputer hingga saat ini telah mengalami perluasan bentuk hingga menjadi portabel seperti laptop, dan memiliki kemampuan untuk digunakan berbagi tujuan.


Ciri-ciri komputer generasi awal hingga masa depan

Saat ini perkembangan komputer dapat dibedakan menjadi lima generasi. Setiap generasi komputer memiliki ciri-ciri tersendiri, yaitu sebagai berikut:

1. Komputer generasi pertama (1940 - 1959)

- Program dibuat dalam bahasa mesin.

- Menggunakan konsep storage program.

- Komponen yang digunakan adalah tabung hampa udara,

- Ukuran fisiknya besar sehingga membutuhkan daya listrik yang besar.

- Dapat disimpan pada magnetic tape dan magnetic disk.

- Contohnya komputer IBM 701 buatan tahun 1953 sebagai komputer komersial berukuran besar dan IBM 705 yang dibuat tahun 1959 untuk industri

2. Komputer generasi kedua (1959 - 1965)

- Kapasitas memori utama cukup besar.

- Komponen yang digunakan adalah transistor yang jauh lebih kecil dibandingkan tabung hampa udara.

- Menggunakan magnetic tape dan magnetic disk yang berbentuk removable disk.

- Mempunyai kemampuan proses real-time dan time sharing.

- Proses operasinya lebih cepat.

- Orientasinya pada aplikasi bisnis dan teknik.

- Contohnya komputer PDP-5 dan PDP-8 buatan tahun 1963 sebagai komputer mini komersial pertama. Selain itu ada pula komputer IBM 7070, IBM 1400, NCR 300, dan sebagainya.

3. Komputer generasi ketiga (1965 - 1970)

- Komponen yang dipakai adalah IV (Integrated Circuits) yang terdiri atas ratusan atau ribuan transistor berbentuk hybrid integrated circuits dan monolithic integrated circuits.

- Proses operasinya jauh lebih cepat dan lebih tepat, kapasitas memori komputer jauh lebih besar.

- Ukuran fisik jauh lebih kecil sehingga penggunaan listrik lebih hemat.

- Menggunakan magnetic disk yang sifatnya random access.

- Dapat melakukan multiprocessing dan multiprogramming.

- Alat input-output mengalami pengembangan dengan menggunakan visual display terminal.

- Dapat melakukan komunikasi data dari satu komputer dengan komputer lainnya.

- Contohnya komputer IBM S/30. NOVA, CDC 3000, PDP-11, dan sebagainya.

4. Komputer Generasi Keempat (dimulai dari tahun 1970)

- Penggunaan LSI (Large Scale Integration) yang disebut juga sebagai Bipolar Large Scale Integration.

- Menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer.

- Contohnya, komputer IBM 370 menggunakan Intel 4004 mikroprosesor yang dikembangkan pertama kali pada tahun 1971 oleh perusahaan Intel Corporation dengan menggunakan chip mikroprosesor.

- Personal computer atau PC mulai berkembang sejak tahun 1977. Contohnya komputer Apple II dan komputer dekstop oleh Xerox Corporation.

- Pada tahun 1981, komputer mulai banyak menggunakan sistem Window dan mouse.

5. Komputer Generasi Kelima

- Komponen yang dipakai adalah VLSI (Very Large Scale Integration).

- Kemampuan komputer dikembangakan untuk memecahkan masalah sendiri dengan bantuan AI (Artificial Intelligence). AI dapat diterapkan untuk mengoperasikan robot.

- Mulai dikembangkan komputer yang dapat menggantikan chip.

- Jepang adalah negara yang memelopori komputer generasi kelima.


Baca juga artikel terkait KOMPUTER atau tulisan menarik lainnya Ilham Choirul Anwar
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Ibnu Azis
DarkLight