Menuju konten utama

Masyarakat Beralih ke EV, Konsumsi BBM Nataru Cuma Naik 0,9%

Selain penggunaan EV, faktor lain yang menyebabkan rendahnya kenaikan konsumsi BBM saat Nataru adalah peningkatan penggunaan transportasi umum.

Masyarakat Beralih ke EV, Konsumsi BBM Nataru Cuma Naik 0,9%
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (26/12/22024). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU

tirto.id - Ketua Posko Nataru ESDM, Erika Retnowati, mengatakan pertumbuhan konsumsi bahan bakar minyak selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 relatif rendah dibandingkan hari normal, hanya sebesar 0,9 persen.

Menurutnya, kondisi ini didorong pergeseran masyarakat ke transportasi ramah lingkungan, salah satunya kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

“Karena kalau kita lihat peningkatan transaksi di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) itu juga sangat tinggi, itu kalau tidak salah sekitar tiga kali lipat dari tahun lalu,” katanya dalam konferensi pers di kantor BPH Migas, Jakarta, dikutip Selasa (6/1/2026).

Faktor lain yang disebutkan mendorong kenaikan konsumsi bensin yang minimal adalah peningkatan penggunaan transportasi umum. Indikasinya terlihat dari kenaikan konsumsi avtur (bahan bakar pesawat) sebesar 5,5 persen selama periode Nataru.

“Jadi perkiraannya adalah banyak masyarakat yang menggunakan angkutan umum. Itu yang kita hitung kan yang mobil-mobil pribadi, kalau kita lihat dari kenaikan avtur, itu kan tinggi ya, 5,5 persenz kemudian juga kereta api juga dipenuhi oleh penumpang,” tambah Erika.

Dukungan terhadap analisis tersebut juga datang dari Direktur Utama Pertamina Patra Niaga (PPN), Mars Ega Legowo. Ia menyebut selain kendaraan listrik, peralihan masyarakat ke kendaraan hybrid turut berkontribusi menekan konsumsi bahan bakar minyak.

“Nah, kendaraan hybrid ini fuel consumption-nya lebih irit dibanding yang non-hybrid. Ini juga menjadi faktor yang mempengaruhi. Dan penjualan hybrid sangat signifikan akhir-akhir ini,” papar Ega.

Meski kecil, jika dibandingkan dengan periode Nataru tahun sebelumnya, pertumbuhan konsumsi bensin tetap terjadi.

“Pertumbuhan gasoline memang hanya 0,9 persen itu versus normal 2025. Tapi kalau kita versuskan kondisi Nataru 2024-2025, peningkatannya 1,9 persen,” ucapnya.

Baca juga artikel terkait KENDARAAN LISTRIK atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana