Mahfud MD Pimpin Pelepasan Jenazah Tjahjo Kumolo di Kemenpan-RB

Reporter: Irfan Amin - 1 Jul 2022 17:10 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Meski kerap berbeda pendapat dengan Tjahjo, namun Mahfud MD sangat kagum pada pribadi Tjahjo yang teliti saat bekerja.
tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD melepas jenazah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo di Gedung Kemenpan RB pada Jumat (1/7/2022). Tjahjo akan dimakamkan di TMP Kalibata.

“Saya Menko Polhukam Mahfud MD mewakili pemerintah dan TNI menyatakan menerima jenazah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi almarhum Bapak Haji Tjahjo Kumolo dan selanjutnya jenazah almarhum akan saya berangkatkan ke tempat pemakamannya di TMP Kalibata, Jakarta Selatan untuk dimakamkan secara militer," kata Mahfud saat memimpin upacara pelepasan jenazah.

Setelah upacara, Mahfud MD menyampaikan mengenai sosok Tjahjo yang kerap berselisih pendapat dengan dirinya, terutama saat rapat kabinet berlangsung.

“Kalau ketemu berselisih paham saat rapat kabinet ya lebih sering, tapi yang terakhir sempat ngobrol-ngobrol gitu di STIN saat peresmian museum Ir Soekarno," terangnya.

Meski kerap berbeda pendapat, namun Mahfud MD sangat kagum pada pribadi Tjahjo. Sosoknya yang teliti menjadi suatu hal yang membekas bagi Mahfud.

“Pak Tjahjo adalah sosok yang teliti saat bekerja, tenang selalu bersahabat namun selalu tepat dan well prepared dalam setiap pekerjaan," ungkapnya.

Mahfud MD juga menyebut Tjahjo setiap rapat selalu memberikan pemaparan yang mampir diterima oleh setiap peserta.

“Setiap rapat selalu ada bahan yang jelas dan tujuan yang jelas. Tidak hanya itu dia juga memiliki alternatif di setiap keputusan," ujarnya.

Mahfud juga masih merasa terkejut dengan kepergian Tjahjo yang begitu mendadak.

“Saya sempat menjenguk beliau kira-kira seminggu lalu yang saat itu sudah tidak bisa berkomunikasi karena dokter menyarankan untuk istirahat," ungkapnya.


Baca juga artikel terkait TJAHJO KUMOLO MENINGGAL atau tulisan menarik lainnya Irfan Amin
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Abdul Aziz

DarkLight