tirto.id - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan, mengklaim saat ini kondisi kualitas udara di Jakarta sudah makin membaik.
Hal tersebut disampaikan Luhut saat mengikuti talkshow Jakarta Running Festival 2025 yang digelar di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/9/2025).
“Saya senang Pak Gubernur, juga kami cek mengenai polusi udara Jakarta, sekarang ini membaik,” kata Luhut kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Dengan kondisi kualitas udara yang makin membaik, Luhut optimistis akan ada banyak pelari mancanegara yang datang ke Jakarta untuk mengikuti ajang perlombaan lari, seperti salah satunya Jakarta Running Festival.
“Sehingga pelari-pelari internasional juga nanti akan berminat [ikut perlombaan lari] di sini karena polusi udaranya membaik,” ujarnya.
Pria yang menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional itu menjelaskan kualitas udara di Jakarta saat ini sudah berada dalam kondisi baik, karena angka Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) berada pada kisaran angka 100.
Sebelum Pramono menjabat sebagai Gubernur Jakarta, menurutnya angka AQI di Jakarta masih berkisar di 150-200, yang tergolong tidak sehat.
“Indeksnya yang tadinya waktu Pak Gubernur masih di Kabinet itu hampir 200-150, indeks polusi di Jakarta,” terangnya.
Menurutnya, kualitas udara di Jakarta bisa makin membaik salah satunya karena pemerintah telah menutup sebuah fasilitas pembangkit tenaga listrik (power plant) di kawasan Banteng. Ia menduga menjadi salah satu penyebab polusi udara di Jakarta.
Luhut juga mendorong penggunaan bahan bakar listrik bagi mobil pribadi dan juga armada transportasi umum, agar mampu mengurangi polusi udara di Jakarta secara lebih baik lagi.
“Nah itu juga penggunaan mobil listrik di Jakarta juga berpengaruh, terutama bus angkutan. Dan tadi Pak Gubernur menyampaikan terus mendorong penggunaan mobil-mobil yang tidak memberikan polusi,” tutupnya.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id


































