Menuju konten utama

Lirik Lagu Wak Wak Gung Versi LKB dan Maknanya

Lirik lagu Wak Wak Gung versi LKB dan beberapa versi yang diketahui masyarakat Betawi lengkap dengan maknanya.

Lirik Lagu Wak Wak Gung Versi LKB dan Maknanya
Seniman dari Sanggar Seni Betawi Ratna Sari, Jakarta, menampilkan Tari Kembang Botoh dalam teater tradisional Lenggak Lenggok Betawi pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI 2024 di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar, Bali, Senin (24/6/2024). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/Spt.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wak Wak Gung merupakan lagu daerah Betawi yang populer sebagai pengiring permainan anak tradisional. Lagu ini juga sering disebut nyanyian permainan Ular Naga. Berikut adalah lirik lagu Wak Wak Gung versi LKB dan maknanya.

Lirik dalam laguWak Wak Gung memiliki makna kebiasaan anak-anak betawi dalam bermain. Selain permainannya yang melatih aspek motorik anak, lirik lagu ini juga memiliki makna yang dapat digunakan sebagai medium belajar anak akan dunia di sekitarnya.

Dalam tradisi Betawi, permainan wak wak gung akan dilakukan dengan membagi kelompok dalam dua peran. Pertama adalah kelompok yang berbaris mengular dan kelompok penjaga terowongan.

Kelompok penjaga terowongan ini biasanya terdiri dari dua anak. Mereka akan saling berpegangan tangan dan mengangkatnya tinggi-tinggi.

Nantinya, kelompok yang berbaris akan mengelilingi penjaga, melewati "terowongan" dari tangan penjaga. Pada tahap ini, mereka akan menyanyikan lagu Wak Wak Gung bersama-sama.

Ketika lirik lagu telah habis dinyanyikan, penjaga akan menutup "terowongan" dan menjebak satu anak dalam tangan mereka. Anak yang terperangkap akan ditanya untuk memilih bulan atau bintang. Anak yang tertangkap kemudian akan berdiri terpisah dari barisan.

Saat kelompok yang mengular sudah habis tertangkap, kedua penjaga akan saling berebut anak yang tertangkap. Penjaga yang tidak memiliki anak buah di akhir permainan dinyatakan sebagai pihak yang kalah.

Makna Lagu Wak Wak Gung dari Betawi

Lagu anakWak Wak Gung sebenarnya memiliki banyak versi lirik yang berbeda, tergantung kebiasaan yang muncul di wilayah penuturnya. Namun, makna dari lirik lagu ini umumnya serupa.

Dilihat dari liriknya, lagu Wak Wak Gung memiliki makna tentang dunia sehari-hari yang dialami anak-anak. Dunia tersebut, misalnya, kebiasaan anak Betawi bermain bersama di luar rumah atau makanan dan jenis buah-buahan yang bisa dimakan.

Hal tersebut terlihat dari lirik awal lagu ini yang biasanya sama, yakni "Wak wak gung, nasinye nasi jagung". Nasi jagung merupakan makanan pengganti nasi beras yang sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak lama.

Beberapa versi juga menampilkan kebiasaan anak-anak ketika bermain, seperti memetik buah belimbing atau daun delima yang erat dengan keseharian masyarakat Betawi tradisional.

Meskipun tidak memiliki makna yang dalam seperti petuah hidup, namun lirik lagu "Wak Wak Gung" lebih mirip medium untuk mengenalkan anak-anak Betawi tradisional dengan dunia yang mereka lalui setiap hari.

Lirik Lagu Wak Wak Gung versi LKB

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, lagu Wak Wak Gung tidak memiliki lirik resmi. Karena sifatnya yang sekadar jadi lagu pengiring permainan, lirik lagunya pun berbeda-beda tergantung pada kebiasaan di wilayah penuturnya.

Oleh karenanya, terdapat banyak versi lirik lagu Wak Wak Gung yang dapat dikenali. Namun, walaupun demikian, nada yang digunakan umumnya sama atau serupa.

Berikut lirik lagu Wak Wak Gung dalam beberapa versi yang dikenal di masyarakat Betawi:

Lirik Wak Wak Gung Versi 1

Wak wak gung nasinye nasi jagung

Lalapnye daon utan

Sarang gaok di pohon jagung

Gang... Ging... Gung...

Tam-tambuku

Seleret daon delime

Pato klembing pate paku

Tarik Belimbing

Tangkep satu

Pil ala'ipit

Kuda lari kejepit-sipit

Lirik Wak Wak Gung Versi 2

Wak wak gung nasinye nasi jagung

Alapnye lalap putat

Sarang goak dipoon jagung

Gang... Ging... Gung...

Pit a la ipit

Anak satu kejepit sipit

Maen-maenan anak Betawi

Rame-rame maenya di pinggir kali

Bulannye timbul gede sekali

Cahayanye aduh terang sekali

Lan lan tok bulannye s’gede batok

Nggak abis buat besok eh nyang jadi musti dipatok

Pit a la ipit anak satu kejepit sipit

Lirik Wak Wak Gung Versi 3

Wak wak gung, nasinya nasi jagung

Lalapnya lalap kangkung

Sarang gaok di puun jagung

Gang... Ging... Gung...

Tam tam buku

Seleret daon delima

Pete lembing pete peku

Tari belimbing tangkap satu,

Pit ala ipit kuda lari kejepit sipit, Kosong... Kosong... Kosong...,

Isi... Isi... Isi...

Lirik Wak Wak Gung Versi 4

Wak wak gung

Nasinye nasi jagung

Lalapnye lalap kangkung

Sarang gaok di pu'un jagung

Gang Ging Gung

Tam tam buku

Seleret daon delime

Pete lembing patah satu

Pentil belimbing tangkep satu

Pit alaipit kuda lari kejepit

Kosong... Kosong...

Isi... Isi…

Jika Anda mencari lirik lagu-lagu lainnya, baca juga artikel-artikel Tirto.id yang lain dengan tema serupa di sini.

Baca juga artikel terkait LIRIK LAGU atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Wisnu Amri Hidayat