Menuju konten utama

Layanan BNI di Sumatra Kini Normal Kembali Usai Terdampak Banjir

BNI telah berhasil memulihkan kembali layanan perbankan di sejumlah wilayah Sumatra yang terdampak banjir, khususnya Sumbar dan Sumut.

Layanan BNI di Sumatra Kini Normal Kembali Usai Terdampak Banjir
Kondisi permukiman pascabanjir bandang terlihat dari Helikopter Caracal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/app/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengumumkan sudah bisa memulihkan seluruh layanan perbankannya di Sumatra Utara dan Sumatra Barat yang sempat terkena dampak bencana banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengungkapkan bahwa rangkaian pemulihan layanan tersebut merupakan wujud komitmen BNI untuk terus memberi dukungan kepada masyarakat di tengah situasi darurat bencana.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan keuangan meskipun dalam kondisi bencana, karena keberlangsungan transaksi keuangan sangat penting bagi kebutuhan sehari-hari,” ujar Okki melalui keterangan tertulis pada Kamis (4/12/2025).

Pemulihan layanan BNI dilakukan dengan berbagai upaya responsif, termasuk pemanfaatan internet satelit global di sejumlah outlet guna menjaga kelancaran transaksi nasabah.

BNI mengaktifkan dukungan konektivitas satelit di outlet Gunung Sitoli, Sibolga, Pandan, dan Teluk Dalam. Outlet-oulet BNI di seluruh lokasi tersebut telah beroperasi sepenuhnya sehingga aktivitas layanan perbankan bisa kembali berjalan seperti semula.

Okki mencatat, sebanyak 12 outlet BNI yang sempat terimbas banjir kini kembali melayani nasabah di Medan, Sibolga, dan Gunung Sitoli. Selain itu, 47 ATM BNI yang semula tidak aktif karena terendam banjir saat ini juga sudah bisa digunakan.

Guna memastikan kebutuhan transaksi mendesak tetap dapat dilakukan oleh masyarakat, BNI sempat membuka layanan operasional terbatas bagi warga terdampak banjir. Layanan ini dibuka di BNI KC Gunung Sitoli pada 29 November 2025, serta pada 30 November 2025 di BNI KC Sibolga dan BNI KCP Pandan.

BNI memastikan akan terus memonitor kondisi di lapangan sekaligus menyiapkan berbagai langkah antisipasi, demi menjaga stabilitas layanan perbankan di wilayah terdampak.

Perseroan menegaskan komitmennya untuk menyediakan akses layanan yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi semua nasabah, khususnya di masa darurat saat layanan keuangan menjadi kebutuhan krusial.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis