May Day 2018:

KSPI Tuntut Menaker dari Serikat Buruh Jika Prabowo Jadi Presiden

Oleh: Mohammad Bernie - 1 Mei 2018
Dibaca Normal 1 menit
KSPI akan mendukung Prabowo di Pilpres dengan tuntutan menteri tenaga kerja berasal dari serikat buruh jika Prabowo terpilih.
tirto.id - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan mendeklarasikan dukungan untuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2019-2024. Jika Prabowo terpilih, KSPI meminta Menteri Ketenagakerjaan nanti berasal dari serikat buruh.

"Kami tidak mengajukan nama, memang kami meminta menteri tenaga kerja dari serikat buruh karena akan menjalankan isi kontrak politik yang terkait dengan kebijakan-kebijakan tenaga kerja," kata Presiden KSPI Said Iqbal di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2018).

Said mengatakan tidak ada politisasi dalam deklarasi dukungan ini. Menurutnya, menteri ketenagakerjaan dari serikat buruh adalah hal yang lazim dilakukan negara-negara lain. Ia mencontohkan Jerman dan Amerika Serikat yang mengambil menteri perburuhannya dari serikat pekerja.

"Jadi ini bukan politisasi. Buruh adalah warga negara tiap warga negara punya hak politik dan hak politik disampaikan secara santun, konstitusional, dan damai," kata Said.

Untuk melancarkan dukungan terhadap Prabowo, Said Iqbal menyatakan 98% dari 2,2 juta anggota KSPI beserta keluarganya dipastikan akan memilih Prabowo di Pilpres mendatang.

"Kami akan berusaha menyumbangkan suara 5 sampai 10 juta untuk Prabowo Subianto," kata Said.

Sementara itu, Ketua Harian KSPI Muhammad Rusdi secara terang-terangan mengatakan bahwa pihaknya meminta kepada Prabowo agar kader-kader terbaik KSPI diangkat jadi menteri jika terpilih kelak.

"Ini bukan hanya kontrak politik, tapi meminta Prabowo agar kader terbaik kami jadi orang-orang terdekat di dalam kabinet untuk kawal kontrak politik yang kami lakukan. Entah itu menaker atau menko," ucap Muhammad Rusdi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2018).


Mengenai siapa yang menurutnya pantas untuk diangkat menjadi menteri, Rusdi mengatakan bahwa Presiden KSPI Said Iqbal adalah orang yang tepat.

"Kader terbaik kami salah satunya adalah Presiden KSPI, yaitu Said Iqbal," tuturnya.

Para buruh KSPI akan menyatakan dukungan kepada Prabowo untuk mencalonkan diri di Pilpres 2019 mendatang di Istora Senayan, Selasa (1/5/2018) sore ini.

Ketua Panitia Aksi May Day Nasional 2018, Riden Hatam Aziz mengatakan bahwa KSPI menilai Prabowo adalah sosok yang akan berkomitmen untuk pro terhadap kesejahteraan rakyat, khususnya kaum buruh.

Hal itu akan tercermin dengan hadirnya Prabowo dalam agenda KSPI di Istora dan menandatangani kontrak perjanjian untuk memenuhi tuntutan buruh.

"Iya Prabowo pro buruh, karena beliau berkomitmen dan siap menandatangani dan memenuhi kontrak apa yang diinginkan kaum buruh hari ini di atas panggung Istora," ujar Riden di Istora Senayan Jakarta.


Baca juga artikel terkait HARI BURUH atau tulisan menarik lainnya Mohammad Bernie
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Mohammad Bernie
Penulis: Mohammad Bernie
Editor: Dipna Videlia Putsanra