Menuju konten utama

KSAD: TNI AD Tak Kelola Langsung Dapur MBG, Hanya Fasilitasi

TNI AD hanya menyiapkan lahan untuk SPPG, mencari pegawai yang akan bekerja di SPPG, sampai memastikan makanan yang didistribusikan bergizi.

KSAD: TNI AD Tak Kelola Langsung Dapur MBG, Hanya Fasilitasi
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026). tirto.id/Naufal Majid

tirto.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat (AD) akan terus membantu pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan Presiden Prabowo Subianto. Maruli memastikan, TNI AD tidak terlibat dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur, melainkan hanya penyedia lahan.

Dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (11/2/2026), Maruli menerangkan, TNI AD sudah membantu pelaksanaan program MBG dengan menyiapkan lahan untuk SPPG atau dapur, mencari pegawai yang akan bekerja di SPPG, sampai memastikan makanan yang didistribusikan bergizi sejak awal.

“Dari sejak awal sebetulnya kami dapat perintah untuk menyiapkan lahan, membantu dalam mulai pembangunannya dan membantu operasionalnya. Mencari pegawainya, meyakinkan makanan bergizinya sampai ke sekolah, mencari data sekolahnya. Itu kami terus bantu untuk pelaksanaannya sampai dengan sekarang,” kata Maruli kepada para wartawan saat menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD 2026 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/2/2026) pagi.

Maruli menekankan bahwa TNI AD tidak terjun langsung dalam mengelola SPPG, tetapi TNI AD hanya bertugas mencari lahan dan memastikan operasional program MBG berjalan dengan lancar.

Selebihnya, TNI AD disebutnya bermitra dengan pihak swasta yang terjun langsung melakukan operasional pelaksanaan MBG sehari-hari.

“Jadi kami hanya memfasilitasi saja. Jadi bermitra. Bermitra dengan orang lain, jadi mereka nanti yang memiliki dapurnya. Gitu. Mereka memiliki dapurnya, kami bantu menyiapkan kalau ada di lahan kami kita persilakan,” tuturnya.

Ia juga memastikan bahwa penggunaan lahan TNI AD untuk keperluan dapur MBG tidak bebas pajak. Dengan demikian, negara akan tetap menerima pemasukan dari pajak penggunaan tanah.

“Nanti masalah pajak juga kan ke negara, penggunaan tanah. Dan kalau misalnya dia bisa kita bantu dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat atau siapa yang bisa menyiapkan lahannya, nanti yang investasi adalah dari orang lain,” ucap Maruli.

Kepada jajarannya, Maruli juga mengaku telah menyampaikan pesan untuk “tancap gas” menjalankan berbagai program prioritas pemerintah yang disebutnya menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk salah satunya MBG.

“Paling tidak kami dari segi rakyat susahnya kita bisa angkat mereka ya dengan MBG-nya sampai betul ke mereka, koperasinya jalan semua, jembatannya jalan,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Andrian Pratama Taher