Menuju konten utama

Kronologi IShowSpeed Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026

Streamer IShowSpeed diolok pendukung Argentina di Piala Dunia. Pendukung tersebut mengeluarkan perkataan yang berbau rasisme. FIFA janji menyelidiki.

Kronologi IShowSpeed Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026
ishowspeed. youtube/IShowSpeed
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Streamer asal Amerika Serikat (AS), IShowSpeed, menjadi korban rasisme ketika menyaksikan laga Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Tanjung Verde pada Sabtu (4/7/2026) waktu Indonesia. FIFA dilaporkan tengah melakukan penyelidikan atas kasus ini.

Seturut Hindustan Times, insiden tersebut dilaporkan terjadi ketika streamer populer IShowSpeed sedang melakukan siaran langsung pertandingan. Kemudian, di Hard Rock Stadium di Miami tempat pertandingan dilakukan, streamer itu terlibat konfrontasi dengan seorang penonton di tribun.

Penonton di tribun itu kemudian melontarkan ujaran rasis kepada IShowSpeed. Penonton itu berteriak ke arah streamer berkulit hitam itu, mengatakan, “pergi menangis ke kebun binatang.”

FIFA kemudian menyatakan tengah menyelidiki kasus tersebut. Asosiasi sepak bola dunia itu mengutuk tindakan rasis penonton terhadap IShowSpeed tersebut, menyebutnya “tidak memiliki tempat dalam sepak bola, di Piala Dunia FIFA, atau di mana pun dalam masyarakat”.

“Piala Dunia FIFA adalah perayaan persatuan, keberagaman, dan rasa hormat. Piala ini menyatukan orang-orang, budaya, dan komunitas dari seluruh dunia, dan siapa pun yang bertindak dengan cara yang merusak nilai-nilai ini tidak diterima dalam permainan kami,” tambah FIFA.

IShowSpeed merupakan warga negara AS berusia 21 tahun. Namanya populer di media sosial dan jadi salah satu streamer AS dengan popularitas global. Akun YouTubenya memiliki lebih dari 50 juta pelanggan, ia juga memiliki 45 pengikut di Instagram dan 47 juta pengikut di TikTok.

Kronologi IShowSpeed Mendapatkan Aksi Rasisme dari Pendukung Argentina

Berdasarkan kronologinya, ujaran rasisme yang diterima IShowSpeed itu datang dari seorang pendukung Argentina. Hal itu terjadi ketika streamer yang akrab disapa Speed itu sedengan menghadiri laga Argentina vs Tanjung Verde pada 3 Juli.

Speed, yang bernama asli Darren Watkins Jr, merupakan streamer yang memiliki kerja sama dengan FIFA untuk hadir dan menyiarkan beberapa pertandingan Piala Dunia 2026. Ketika mendapatkan aksi rasisme, Speed juga sedang melakukan siaran langsung.

Dalam siaran langsung itu, Speed menoleh ke arah seorang pendukung Argentina yang bersandar di pagar tribun. Pendukung Argentina itu tampak mencoba menarik perhatian streamer tersebut.

Pendukung Argentina itu lalu mengucapkan sesuatu dalam bahasa Spanyol. Speed yang tak paham bahasa Spanyol, sempat bertanya apa artinya. Namun, pendukung Argentina itu terus mengulangi perkataannya.

Rupanya, ucapan yang diutarakan pada Speed itu adalah bahasa Spanyol untuk “pergi menangis di kebun binatang”. Speed tampak tak menggubris hal tersebut karena tak paham arti ujaran yang ia terima, namun hal itu kemudian jadi perhatian khalayak yang menonton.

Sementara itu, ketika insiden itu terjadi, Speed tengah mengenakan seragam timnas Tanjung Verde di tengah tribun yang dipenuhi para pendukung Argentina. Laga tersebut berlangsung sengit dengan Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar