Menuju konten utama

Kronologi Derek Jatuh di Atas Kereta Thailand Tewaskan 22 Orang

Kereta api ekspres Thailand mengalami kecelakaan setelah derek konstruksi jatuh di atasnya hingga menimbulkan korban tewas dan terluka.

Kronologi Derek Jatuh di Atas Kereta Thailand Tewaskan 22 Orang
Crane Ambruk menimpa kereta api di Thailand. x/@ThaiTrainGuide

tirto.id - Sebuah derek (crane) konstruksi jatuh menimpa kereta api yang melintas di Sikhio, Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (14/1/2026). Setidaknya 22 orang dilaporkan tewas akibat insiden tersebut.

Menukil BBC, derek tersebut jatuh menimpa kereta api yang tengah mengantarkan 195 penumpang dari Bangkok menuju wilayah timur laut Thailand.

Meskipun sebagian selamat, insiden tersebut juga mengakibatkan sedikitnya 80 orang terluka. Korban luka paling muda dilaporkan berusia satu tahun.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan kecelakaan ini sebagai kelalaian manusia dan "seseorang harus dihukum" karenanya.

"Kecelakaan seperti ini hanya bisa terjadi karena kelalaian, langkah yang terlewati, penyimpangan desain, atau penggunaan bahan yang salah," tutur Anutin dalam keterangan pers pada Rabu.

Meski begitu, penyebab pasti insiden tersebut belum terkonfirmasi. Anutin menyatakan pihaknya tengah berupaya untuk menyelidiki "apakah ada kesalahan konstruksi atau penyimpangan prosedur" dalam kecelakaan nahas tersebut.

Kronologi Robohnya Derek di Atas Kereta Thailand

Seturut media Thailand, The Nation, kecelakaan tersebut terjadi ketika kereta ekspres spesial nomor 21 melintas dari Stasiun Krung Thep Aphiwat menuju Ubon Ratchathani.

Berdasarkan kronologinya, kereta dengan 195 penumpang itu tengah melintas rel di kilometer 220 Desa Thanon Kot, Distrik Sikhio ketika derek konstruksi jatuh menimpanya.

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 09.30 waktu setempat. Akibat jatuhnya derek pengangkut beton itu, empat gerbong kereta ekspres tergelincir dari rel dan terjadi kebakaran.

Gerbong 1 dan 2 dari kereta ekspres tersebut dilaporkan tertimpa ruas beton dari atas. Ruas beton ini merupakan material yang seharusnya diangkut derek ketika insiden terjadi.

Gerbong 3 kereta juga mengalami kerusakan parah setelah struktur baja di tengahnya runtuh. Kebakaran dilaporkan terjadi pada gerbong ini.

Sementara itu, kerusakan pada tiga gerbong tersebut membuat gerbong 4 terlepas dari kereta dan tergelincir keluar rel.

Kondisi gerbong yang ringsek akibat benturan membuat tak sedikit korban terjepit. Tim penyelamat medis dan sukarelawan lokal sampai harus menggunakan alat berat untuk mengeluarkan penumpang yang terjebak.

Menurut kesaksian seorang staf kereta ekspres untuk media lokal Thairath Online, kereta tempatnya bekerja itu tengah melaju dalam kecepatan sekitar 120 km/jam saat insiden terjadi.

Saat derek terjatuh dan mengenai kereta, staf bernama Thirasak Wongsoongnern itu mengaku terlempar ke udara akibat benturan yang terjadi. Ia sempat membantu evakuasi korban saat insiden baru saja terjadi, namun upayanya terhalang api yang membakar gerbong.

Menurut BBC, derek yang terjatuh dan menimpa kereta tersebut merupakan bagian dari konstruksi proyek kereta api cepat yang menghubungkan Bangkok ke Kunming, Tiongkok.

Perusahaan yang bertanggung jawab atas konstruksi rel kereta api cepat itu adalah Bangkok-Nong Khai HSR Development for Regional Connectivity, anak usaha Italian-Thai Development PLC.

Perusahaan tersebut merupakan kontraktor terbesar di Thailand dan merupakan perusahaan di balik runtuhnya bangunan di Bangkok pada Maret 2025 lalu.

Insiden ini sempat membuat Cina angkat bicara. Juru Bicara Menteri Luar Negeri Mao Ning memberikan keterangan resmi pada Rabu bahwa pihaknya selalu mengedepankan keselamatan kerja dalam setiap proyek yang melibatkan negaranya.

Ia juga menyatakan bahwa konstruksi di tempat terjadinya kecelakaan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan di Thailand.

Baca juga artikel terkait INTERNASIONAL atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Sosial Budaya
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar