Menuju konten utama

KPK Ungkap Penyelidikan Kasus Whoosh Berlangsung di Awal 2025

PT KCIC menyatakan siap bekerja sama dengan KPK dalam membantu penyelidikan dugaan korupsi mark up proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

KPK Ungkap Penyelidikan Kasus Whoosh Berlangsung di Awal 2025
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/10/2025). tirto.id/Auliya Umayna
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan penyelidikan kasus dugaan korupsi pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) alias Whoosh sudah dilakukan sejak awal tahun 2025.

"Adapun penyelidikan perkara ini sudah dimulai sejak awal tahun," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025).

Budi menegaskan, KPK belum dapat menjelaskan secara rinci mengenai perkembangannya pada tahap penyelidikan.

"Jadi memang ini masih terus berprogres dalam proses penyelidikan. Secara umum tentu tim terus melakukan pencarian, keterangan-keterangan yang dibutuhkan untuk membantu dalam mengungkap perkara ini," ujarnya.

Budi juga masih enggan membahas soal calon tersangka dalam perkara ini. Dia menegaskan, penyelidik masih fokus untuk menemukan unsur-unsur dugaan korupsi yang terjadi di Whoosh.

"Ini masih di tahap penyelidikan ya, jadi masih fokus untuk mencari keterangan-keterangan terkait unsur-unsur dugaan tindak pidana korupsi, unsur-unsur peristiwanya, peristiwa adanya dugaan tindak pidana korupsinya," tuturnya.

Lebih lanjut, Budi juga enggan menjelaskan sudah sejauh mana tahap penyelidikan ini. Budi juga belum mengungkapkan pihak-pihak yang telah dimintai keterangan. Dia mastikan tidak ada kendala pada proses penyelidikan ini.

"Kita sama-sama tunggu perkembangannya seperti apa, dan mari kita kawal, dan kami terus menyampaikan kepada masyarakat, siapa saja yang memiliki data, memiliki informasi yang kiranya bisa mendukung penanganan perkara ini, silahkan dapat menyampaikan ke KPK," katanya.

Terlebih, Budi juga belum mengungkapkan objek korupsi secara pasti. Budi belum menginformasi bahwa dugaan korupsi ini berkaitan dengan dugaan mark up pada proyek pembangunan Whoosh.

"Termasuk itu, itu kan masuk ke materi penyelidikan ya, terkait dengan sangkaan pasalnya," pungkasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunnisa, mengatakan bahwa KCIC siap bekerja sama dengan KPK untuk membantu penyelidikan dugaan korupsi ini.

"KCIC akan bekerja sama dengan KPK untuk proses penyelidikannya," kata Eva dalam keterangannya, Senin.

Meski begitu, Eva masih enggan mengungkapkan siapa saja pihak KCIC yang telah dimintai keterangan oleh KPK. Dia meminta agar hal tersebut dikonfirmasi langsung kepada pihak KPK.

"Informasi lainnya dari KPK ya," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait UTANG KERETA CEPAT WHOOSH atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Andrian Pratama Taher