Menuju konten utama

Komisi I Usul Pelatihan Calon Manajer Kopdes Tanpa Latsarmil

TB Hasanuddin menegaskan, insiden yang merenggut nyawa peserta harus menjadi momentum perbaikan desain pendidikan bagi calon manajer Kopdes.

Komisi I Usul Pelatihan Calon Manajer Kopdes Tanpa Latsarmil
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (24/2/2026). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, meminta pendidikan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tetap dilanjutkan, tetapi tidak menyertakan materi latihan dasar kemiliteran (Latsarmil).

Usulan ini disampaikan menyusul kabar adanya satu lagi calon manajer KDMP yang wafat saat mengikuti Latsarmil. Total sudah ada lima peserta yang meninggal dunia dalam program tersebut, sebagaimana diumumkan Kementerian Pertahanan hari ini.

"Pelatihan manajemen koperasi harus tetap berjalan karena sangat dibutuhkan. Namun, latihan dasar kemiliteran yang justru merenggut nyawa peserta sudah saatnya dihentikan dan diganti dengan metode pembinaan yang lebih relevan dengan tugas mereka," ujar TB Hasanuddin dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2026).

Politikus PDIP ini menegaskan, insiden yang merenggut nyawa peserta harus menjadi momentum perbaikan desain pendidikan bagi calon manajer koperasi bentukan negara.

Ia berharap ke depan, tujuan menciptakan sumber daya manusia unggul dapat tercapai tanpa mengorbankan keselamatan peserta.

Menurut TB Hasanuddin, fokus utama pendidikan seharusnya diarahkan pada penguatan kompetensi manajerial, bukan pada aktivitas fisik yang berisiko tinggi.

Ia menambahkan, tugas utama para calon manajer tersebut adalah mengelola usaha secara profesional, memperkuat tata kelola koperasi, dan memberdayakan ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, materi pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan tersebut.

“Karena itu, materi pelatihan seharusnya lebih berfokus pada kompetensi manajerial, kepemimpinan, kewirausahaan, akuntansi, serta pengelolaan koperasi, bukan latihan fisik bergaya militer yang berisiko tinggi,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait LATSARMIL KOPDES atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher