Menuju konten utama

Ketua Komisi II Sentil ATR/BPN soal Lahan Proyek Strategis

Kementerian ATR/BPN dinilai lambat menyediakan lahan untuk sejumlah program strategis pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat.

Ketua Komisi II Sentil ATR/BPN soal Lahan Proyek Strategis
Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian usai Rapat Kerja di Gedung DPR RI, Senin (3/2/2025). Tirto.id/M. Irfan Al Amin
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, mengkritik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait lembatnya proses penyediaan lahan untuk sejumlah program pemerintah.

Dia menyebut sejumlah program prioritas, seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga Koperasi Merah Putih, yang membutuhkan kesiapan lahan dari daerah pun prosesnya berlarut-larut.

"Daerah diminta untuk menyiapkan lahannya, daerah mencari lahan, sebagian mungkin harus melakukan penataan karena ada yang di kawasan hutan dan seterusnya termasuk kawasan transmigrasi, tapi proses di Kementerian ATR-nya berlarut-larut, Pak," kata Rifqinizamy Selasa (15/9/2026).

Dia juga mengaku mendapat laporan soal Mabes TNI yang membutuhkan lahan untuk pembangunan Kodam. Menurut Rifqi, anggaran pembangunan sudah tersedia, tetapi proses penetapan lahan disebut belum rampung karena masih menunggu persetujuan Menteri ATR/BPN.

"Di Mabes TNI sudah ada anggarannya untuk bangun Kodam, tapi tanahnya tidak kunjung ditandatangani oleh Saudara Menteri ATR/BPN untuk kemudian diperuntukkan. Padahal tanah ini hanya tinggal persetujuan Menteri ATR," ujarnya.

Karena itu, dia meminta Wamen ATR/BPN, Ossy Dermawan, mengevaluasi aturan internal kementerian. Dia mengusulkan agar sejumlah kewenangan yang selama ini harus melalui tingkat kementerian dapat didelegasikan kepada kepala kantor wilayah (Kakanwil).

"Pak Wamen, tolong mulai hari ini coba peraturan Menteri ATR itu diubah saja lah. Yang begitu-begitu cukup di Kakanwil saja, ngapain sampai kementerian," tuturnya.

Baca juga artikel terkait KEMENTERIAN ATR-BPN atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama