Menuju konten utama

Ketahui 5 Jenis Waxing, Penjelasan Lengkap dan Tips Memilihnya

Terdapat beberapa jenis waxing yang digunakan untuk menghilangkan bulu yang tidak diinginkan pada bagian tubuh, seperti soft wax hingga sugar wax.

Ketahui 5 Jenis Waxing, Penjelasan Lengkap dan Tips Memilihnya
Ilustrasi waxing. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Waxing adalah salah satu cara untuk menghilangkan bulu secara efektif dari akarnya. Waxing dilakukan dengan menggunakan campuran lilin hangat yang dioleskan ke kulit. Kemudian setelah lilin tersebut mulai dingin dan mengeras, lilin diangkat dalam satu kali hentakan.

Akibatnya, bulu di bagian bawah lilin yang tertempel ikut terangkat secara bersamaan. Biasanya ada dua jenis lilin yang dipakai untuk melakukan waxing yaitu lilin lembut dan lilin keras.

Laman Healthline menjelaskan bahwa lilin lembut membutuhkan strip untuk menghilangkannya dan dibuat dengan damar, minyak, dan bahan tambahan lainnya. Lilin dioleskan, dan strip untuk menghilangkan rambut yang berlawanan dengan arah pertumbuhannya.

Sedangkan lilin keras akan mengeras dengan sendirinya dan terbuat dari lilin lebah, resin, dan minyak. Tidak seperti lilin yang lembut, lilin yang keras bisa digunakan untuk menghilangkan bulu tanpa memerlukan strip.

Laman Clean Slate Waxing menulis bahwa waxing berasal dari Mesir. Pada tahun 1150 SM, dilaporkan bahwa tubuh perempuan di harem Ramses III mulus dan tidak berbulu.

Ada kemungkinan bahwa waxing tubuh telah dipraktekkan lebih awal di Mesir sejak 3000 SM. Sebagian besar area yang menjadi perhatian adalah kaki dan ketiak.

Lalu, sejak tahun 80-an, waxing tubuh semakin popular, terjadi peningkatan jumlah perempuan yang melakukan waxing. Saat ini, waxing di bagian bulu sekitar vagina atau lebih terkenal dengan sebutan Brazilian waxing sangat popular dilakukan, diikuti oleh waxing kaki, ketiak, wajah dan punggung.

Jenis-jenis Waxing dan Tips Memilihnya

Terdapat banyak jenis waxing yang digunakan untuk menghilangkan bulu yang tidak diinginkan pada bagian tubuh manapun.

Namun, berbagai jenis waxing terkadang membuat sebagian orang bingung untuk memahami dan menentukan pilihan mana yang cocok untuk jenis kulit Anda, apalagi jika ini adalah pengalaman pertama Anda melakukan waxing.

Oleh karena itu, sebagai referensi sebelum melakukan waxing, Anda bisa mencermati informasi mengenai jenis-jenis waxing dan tips memilihnya berikut ini melansir laman Vogue.

1. Soft wax

Soft wax, juga dikenal sebagai strip waxing, digunakan dengan cara mengoleskan lapisan tipis lilin tubuh yang hangat di atas kulit. Ini biasanya digunakan pada area tubuh yang lebih besar, seperti lengan dan kaki.

Soft wax diterapkan langsung ke kulit dengan menggunakan tongkat kayu atau roller. Kemudian selembar kain diletakkan di atasnya dan ditarik untuk menghilangkan rambut.

Jenis wax yang lembut dapat menyentuh helai rambut halus yang tidak dapat lihat, ini akan membuat kulit terasa lebih halus. Namun, waxing jenis ini hanya boleh digunakan sekali dalam satu sesi pada area tertentu (jangan berkali-kali), karena akan mulai menarik sel-sel kulit, yang dapat menyebabkan pendarahan dan kerusakan.

2. Hard wax

Hard wax biasanya digunakan untuk area yang lebih kecil dan lebih sensitif termasuk bibir atas, ketiak, dan area sekitar vagina. Jenis lilin tubuh ini dioleskan dalam keadaan hangat, langsung ke kulit.

Lalu, olesan lilin dibiarkan hingga mendingin dan mengeras, dan kemudian ditarik ke arah yang berlawanan dengan pertumbuhan rambut.

Manfaat dari jenis hard wax adalah bahwa mereka hanya mengikat rambut, tidak pernah ke kulit. Prosesnya cenderung tidak terlalu menyakitkan dibandingkan dengan soft wax dan dapat diaplikasikan beberapa kali, tanpa merusak kulit.

3. Fruit wax

Fruit wax bekerja seperti halnya hard wax dan direkomendasikan untuk kulit sensitif. Lilin ini sarat dengan ekstrak buah seperti berry dan plum, yang berarti jenis lilin ini kaya akan antioksidan dan mengandung vitamin yang menutrisi kulit.

Selain itu, fruit wax jauh lebih lembut di kulit daripada soft wax, dan karenanya, harganya juga lebih mahal. Namun, penggunaan wax ini tidak akan meninggalkan bekas, dan juga berfungsi sebagai perawatan kulit, yang merupakan nilai tambah.

4. Chocolate wax

Chocolate wax adalah pilihan populer lainnya yang tersedia di sebagian besar salon. Produk ini memanfaatkan cokelat sebagai bahan baku, yang kaya akan antioksidan dan tidak terlalu menyakitkan untuk digunakan dibandingkan dengan varian body wax lainnya.

Chocolate wax juga mengandung gliserin dan minyak seperti kedelai dan almond, serta bersifat anti-inflamasi, yang menjadikannya pilihan ideal untuk kulit yang mudah kemerahan. Sekali lagi, wax ini biasanya lebih mahal dibandingkan dengan jenis wax lainnya, tetapi memiliki manfaat perawatan kulit juga.

5. Sugar wax

Sugar wax biasanya terbuat dari gula, lemon, dan air panas dan telah ada selama berabad-abad. Gula menarik akar rambut keluar dari kulit, berbeda dengan soft wax dan hard wax, sugar wax dibuat dari bahan-bahan alami, yang ideal untuk orang dengan kulit sensitif.

Mirip dengan hard, sugar wax tidak menempel pada kulit, hanya pada rambut, sehingga dapat diaplikasikan dan dihilangkan beberapa kali tanpa menyebabkan masalah kulit.

Wax ini juga dapat digunakan di bagian tubuh mana pun dan merupakan pengganti yang lebih alami untuk jenis wax lainnya. Rambut harus memiliki panjang setidaknya seperempat inci agar gel dapat menempel pada rambut untuk dihilangkan, jadi ingatlah hal itu sebelum pergi ke salon atau mencobanya sendiri di rumah.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Balqis Fallahnda

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Nur Hidayah Perwitasari