Menuju konten utama

Keppres Jampidsus Baru Diteken Prabowo Maksimal 2 Hari Lagi

Pengganti Febrie Adriansyah segera diumumkan. Istana sebut Presiden Prabowo Subianto bakal teken Keppres Jampidsus baru paling lambat lusa.

Keppres Jampidsus Baru Diteken Prabowo Maksimal 2 Hari Lagi
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers usai mengikuti kegiatan Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/1/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memastikan posisi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) segera terisi. Ia mengungkapkan, Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan pejabat Jampidsus definitif akan diteken Presiden Prabowo Subianto paling lama lusa.

"Insya Allah 1-2 hari ini sudah akan ada keputusan dan Bapak Presiden akan menandatangani Keppres pengangkatan pejabat yang baru," ujar Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Prasetyo menjelaskan, proses pengisian jabatan tersebut dilakukan setelah Jaksa Agung ST Burhanuddin berkirim surat kepada Presiden terkait usulan nama pengganti Febrie Adriansyah – Jampidsus sebelumnya – yang mengundurkan diri dan tersandung kasus dugaan korupsi.

Selain Jampidsus, Jaksa Agung juga menyerahkan sejumlah nama pejabat baru di lingkungan Kejaksaan Agung. Saat ini, nama-nama tersebut tengah dibahas sesuai mekanisme Tim Penilai Akhir (TPA).

Meski demikian, Prasetyo belum mau membocorkan identitas calon pejabat yang diusulkan maupun apakah Keppres Jampidsus bakal diteken bersamaan dengan pengisian jabatan lain. Ia meminta publik bersabar hingga dokumen resmi diterbitkan.

"Mohon besok saja setelah Keppres ditandatangani, karena biarlah menjadi keputusan terlebih dahulu untuk nanti kami sampaikan kepada teman-teman media dan masyarakat," tambahnya.

Terkait pertimbangan pemilihan sosok Jampidsus baru, Prasetyo menegaskan bahwa Presiden Prabowo sangat berhati-hati.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan matang, termasuk meminta masukan dari banyak pihak.

"Proses seorang Bapak Presiden di dalam mengambil keputusan tentunya banyak hal yang menjadi pertimbangan dan banyak juga beliau meminta masukan-masukan maupun pendapat-pendapat dan tentu penilaian-penilaian dari banyak pihak," jelasnya.

Mengenai apakah nantinya akan ada pesan khusus dari Presiden untuk pejabat baru tersebut, Prasetyo menyebut saat ini belum ada.

"Belum ada, nanti pada waktunya pasti akan ada pesan-pesan khusus dari beliau," tambah Prasetyo.

Baca juga artikel terkait JAMPIDSUS atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Siti Fatimah