Menuju konten utama

Kenang Pemilik Toko Buku Bahrisons Dikunjungi Presiden Prabowo

Anuj menyebut kunjungan Presiden Prabowo ke tokonya telah menjadi salah satu destinasi delegasi pejabat maupun delegasi dari Indonesia.

Kenang Pemilik Toko Buku Bahrisons Dikunjungi Presiden Prabowo
Toko buku Bahrisons Bookstore yang terletak di Pasar Khan. tirto.id/M. Irfan Al Amin

tirto.id - Anuj Bahri Malhotra hingga saat ini mengaku masih tidak percaya orang nomor satu di Indonesia, yaitu Presiden Prabowo Subianto, akan datang ke toko bukunya, Bahrisons Bookstore. Pada Sabtu (25/1/2026), Prabowo memang mendatangi toko buku yang berlokasi di Pasar Khan, kawasan pertokoan di jantung kota New Delhi, India. Prabowo mampir ke toko itu di sela-sela agenda pertemuan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Sebagai generasi kedua yang memegang kendali atas Bahrisons, Anuj menyebut Prabowo memiliki selera yang bagus dalam dunia perbukuan. Sebab, Prabowo menghabiskan waktu hampir dua jam di dalam Bahrisons untuk memilah dan memilih buku.

"Anda tahu, beliau berada di sini dalam rangka kunjungan kenegaraan, dan terlepas dari hal itu, beliau menyisihkan waktu dua jam dari kunjungannya untuk menghabiskan waktu di sini," kata Anuj dalam wawancara bersama Tirto dan sejumlah awak media dari Indonesia di toko bukunya pada Sabtu (6/6/2026).

Selama di Bahrisons, Anuj menyebut Prabowo banyak membeli buku sejarah. Dia tahu bahwa Presiden Prabowo memiliki kecintaan tersendiri terhadap dunia sejarah. Meski demikian, Anuj menyampaikan ada banyak genre buku lain yang ikut dibawa pulang Prabowo dari Bahrisons, untuk menjadi bahan bacaannya.

Anuj Bahri Malhotra

Pemilik Bahrisons Bookstore Anuj Bahri Malhotra. tirto.id/M. Irfan Al Amin

"Jadi, mungkin beliau menyukai semua jenis buku, atau mungkin beliau memiliki selera khusus. Saya tahu beliau memiliki selera khusus pada sejarah, tetapi saya tidak bisa memastikannya," jelasnya.

Anuj mengapresiasi kunjungan Prabowo ke tokonya. Dia menyebut saat ini toko bukunya menjadi salah satu destinasi dari pejabat maupun delegasi dari Indonesia. Anuj meyakini, setiap orang yang datang ke toko bukunya memiliki padanan selera yang apik dalam hal wawasan keilmuan.

"Dan beliau menghabiskan banyak waktu dengan semua anggota delegasinya. Jadi, ya, terima

kasih, itu saja yang bisa saya katakan," terangnya.

Anuj juga bercerita bahwa toko bukunya juga menyediakan berbagai pengetahuan perihal Indonesia. Salah satunya adalah buku mengenai ragam koleksi Presiden Sukarno terkait koleksi lukisan. Buku tersebut dijual di Bahrisons dengan harga 500 ribu rupee atau setara Rp95 juta apabila mengikuti kurs saat ini.

"Dan kami punya buku-buku baru tentang Indonesia, politik tentang Indonesia, juga buku-buku sejarah kuno dari masa lalu yang telah Anda lihat di salah satu bagian lain kami, di mana kami memiliki buku-buku lama juga yang berusia seratus tahun atau lima puluh tahun yang berbicara tentang sejarah di masa-masa itu," ungkap Anuj.

Bahrisons Bookstore

Foto Depan Bahrisons Bookstore yang terletak di Pasar Khan salah satu kawasan pertokoan di jantung kota New Delhi, India pada Sabtu (7/6/2026). tirto.id/M. Irfan Al Amin

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Andrian Pratama Taher