Menuju konten utama

Kemenkes Mulai CKG Anak Sekolah 4 Agustus, Sasar 53,8 Juta Siswa

CKG anak sekolah akan menyasar peserta didik di tingkat SD, SMP, SMA, serta madrasah ataupun sekolah rakyat di bawah kementerian masing-masing.

Kemenkes Mulai CKG Anak Sekolah 4 Agustus, Sasar 53,8 Juta Siswa
Menkes, Budi Gunadi Sadikin, saat ditemui wartawan usai rapat kerja dengan Komisi IX di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/5/2025). Tirto.id/Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Kementerian Kesehatan (Kemekes) akan mulai melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak sekolah pada 4 Agustus 2025 mendatang. Program pemeriksaan ini ditargetkan menyasar 53,8 juta siswa dari 282 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

"Untuk mengakselerasi agar kita bisa menjangkau lebih banyak masyarakat lagi, di tanggal 4 (Agustus) nanti kita akan meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis untuk anak sekolah. Ini bertepatan juga dengan tahun ajaran baru," ujar Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam Konferensi Pers yang diseleggarakan secara daring, Kamis (31/07/2025).

Budi mengatakan, CKG anak sekolah akan menyasar peserta didik di tingkat SD, SMP, SMA, serta madrasah baik yang berada di bawah Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, ataupun sekolah rakyat yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Pelaksanaan awal di Sekolah Rakyat telah dimulai untuk sekitar 7 ribu siswa dari 72 sekolah.

"Dan sebagai informasi teman-teman, karena sekolah rakyat itu adalah sekolah berasrama, jadi kemarin kita mulainya duluan. Kita sudah melakukan Cek Kesehatan Gratis sekolah rakyat di 72 sekolah. Kalau gak salah angkanya 7 ribuan, 7 ribuan anak sekolah," tutur Budi.

Menurut Budi, program ini penting karena permasalahan kesehatan pada anak berbeda dengan orang dewasa. Ia menyebut masalah gigi menjadi temuan terbanyak, disusul gangguan penglihatan, anemia, tekanan darah, hingga gangguan kesehatan jiwa.

Dalam pelaksanaannya, Kemenkes menggandeng Kementerian Pendidikan, Kemenag, Kemensos, Kemendagri, serta Kantor Komunikasi Presiden. Pemeriksaan akan dilakukan dengan bantuan lebih dari 60 ribu tenaga medis dan kesehatan dari 10 ribu puskesmas.

Hingga akhir Juli, program CKG secara keseluruhan telah menjangkau 16,4 juta warga sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025. Setiap harinya, sekitar 280 ribu orang telah mengakses layanan pemeriksaan gratis ini.

Berikut jenis pemeriksaan yang akan dilakukan pada saat CKG di Sekolah:

Untuk SD (7-12 tahun):

1. Status Gizi;

2. Merokok (Kelas 5-6);

3. Tingkat Aktivitas Fisik (Kelas 4-6);

4. Tekanan Darah;

5. Gula Darah;

6. Tuberkulosis;

7. Telinga;

8. Mata;

9. Gigi;

10. Jiwa;

11. Hati (Hepatitis B);

12. Kesehatan Reproduksi (Kelas 4-6);

13. Riwayat Imunisasi (Kelas 1).

SMP (13 - 15 tahun):

1. Status Gizi;

2. Merokok;

3. Tingkat Aktivitas Fisik;

4. Tekanan Darah;

5. Gula Darah (kelas 7);

6. Tuberkulosis;

7. Talasemia;

8. Anemia (kelas 7);

9. Telinga;

10. Mata;

11. Gigi;

12. Jiwa;

13. Hati (Hepatitis B dan C);

14. Kesehatan Reproduksi;

15. Riwayat Imunisasi HPV (kelas 9 Putri).

SMA (16 - 17 tahun):

1. Status Gizi;

2. Merokok;

3. Tingkat Aktivitas Fisik;

4. Tekanan Darah;

5. Gula Darah;

6. Tuberkulosis;

7. Talasemia;

8. Anemia Remaja Putri (kelas 10);

9. Telinga;

10. Mata;

11. Gigi;

12. Jiwa;

13. Hati (Hepatitis B dan C);

14. Kesehatan Reproduksi.

Baca juga artikel terkait CEK KESEHATAN atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher