Menuju konten utama

Kemenhub Bentuk Posko Pemantauan Nataru di 264 Pelabuhan

Kemenhub juga menyiapkan armada angkutan laut sebanyak 1.354 kapal dengan kapasitas 242.069 penumpang.

Kemenhub Bentuk Posko Pemantauan Nataru di 264 Pelabuhan
Sejumlah pemudik motor menaiki Kapal Athaya di Pelabuhan Ciwandan, Banten, Selasa (18/4/2023) malam. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU

tirto.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut membentuk posko pemantauan sebanyak 264 pelabuhan. Langkah tersebut untuk menjamin kelancaran pergerakan masyarakat pada masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

"Posko pemantauan di 264 pelabuhan Indonesia mulai 18 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024. Posko-posko ini bertujuan untuk memantau situasi di lapangan sekaligus menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan penumpang," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt Antoni Arif Priadi dikutip dari Antara, Selasa (5/12/2023).

Dia menuturkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Kemenhub juga menyiapkan armada angkutan laut sebanyak 1.354 kapal dengan kapasitas 242.069 penumpang. Dia juga memastikan seluruh armada kapal dalam keadaan laik laut dan bahu-membahu dalam meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran, termasuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

Lebih lanjut, dia mengimbau kepada seluruh unit pelaksana teknis dan para nakhoda agar selalu memantau prakiraan cuaca yang didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kemudian, syahbandar juga wajib melakukan penundaan keberangkatan kapal apabila terjadi kondisi cuaca buruk sebelum kapal berangkat.

Sementara itu, dia meminta agar fasilitas pelabuhan menjadi perhatian bagi para UPT dan operator. Hal itu mengingat libur natal dan tahun baru kerap bersamaan dengan cuaca ekstrem.

Kemudian, dia juga menjelaskan perusahaan pelayaran diminta untuk dapat memperbarui info terkini jadwal kedatangan/keberangkatan kapal baik di pelabuhan atau melalui media sosial. Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Capt Hendri Ginting, mengungkapkan Kemenhub akan mengoptimalkan potensi armada angkutan laut pada UPT di daerahnya masing-masing, terutama ruas-ruas dengan jumlah penumpang tertinggi pada arus mudik/balik sehingga dapat mengurangi terjadinya penumpukan penumpang.

Sementara itu, dia menjelaskan untuk meningkatkan koordinasi, pihaknya akan selalu bersinergi dan melibatkan semua pihak terkait dalam manajemen keadaan darurat. Hal tersebut diimplementasikan melalui pembaharuan rencana darurat secara teratur dan melibatkan pelatihan dan simulasi, serta memetakan lokasi kapal negara KPLP dan kenavigasian.

"Kami berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Dengan persiapan ini, kami yakin arus mudik dan balik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dapat berjalan dengan lancar," kata Arif.

Baca juga artikel terkait PELABUHAN

tirto.id - Flash news
Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin