tirto.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa seluruh jemaah haji Indonesia akan mendapatkan jatah air zam-zam resmi sebanyak 5 liter. Jemaah diimbau tidak perlu membeli sendiri untuk dibawa pulang.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, mengingatkan jemaah bahwa air zam-zam tersebut akan dibagikan setibanya di debarkasi masing-masing di tanah air.
"Jemaah tidak perlu khawatir karena setiap jemaah haji Indonesia akan menerima air zam-zam resmi sebanyak satu galon berisi 5 liter yang akan dibagikan di debarkasi masing-masing setelah tiba di tanah air," ujar Maria dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Kemenhaj.
Maria juga menekankan larangan keras membawa air zam-zam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin dalam bentuk apa pun.
Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga aspek keamanan penerbangan serta menghindari keterlambatan distribusi bagasi.
"Air zam-zam tidak diperkenankan dimasukkan ke dalam koper bagasi maupun koper kabin dalam bentuk apapun. Karena kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga kelancaran proses pemeriksaan keamanan penerbangan dan menghindari keterlambatan distribusi bagasi tentunya," tegas Maria.
Pihaknya memastikan pengawasan ketat terhadap aturan tersebut dilakukan guna menjamin kelancaran kepulangan jemaah.
Kemenhaj berharap jemaah mematuhi ketentuan ini demi keamanan dan kenyamanan proses pemulangan.
"Kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga kelancaran proses pemeriksaan keamanan penerbangan dan menghindari keterlambatan distribusi bagasi tentunya," ujar Maria.
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































