tirto.id - Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, mengatakan, pemerintah telah menyiapkan 22 Mustasyar Diny (konsultan ibadah) yang akan mendampingi jemaah selama penyelenggaraan haji di Arab Saudi. Adapun kelompok khusus ini terdiri dari para ulama yang ahli dalam menjawab persoalan yang ada dalam ibadah haji.
“Kami juga didampingi oleh suatu, kelompok yang khusus, yang kita sebut dengan Mustasyar Diny. Jadi, kelompok ini berjumlah 22 orang, yang terdiri atas ulama-ulama yang ahli hukum, baca kitab kuningnya juga mahir,” ujar Menag dalam Konferensi Pers Penyelenggaraan Ibadah Haji 2025 di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat pada Kamis (29/5/2025).
Nasaruddin mengatakan nantinya para konsultan ini akan memberikan jalan keluar terkait permasalahan yang dihadapi jemaah dalam pelaksanaan ibadah hajinya. Bahkan mungkin, pertanyaan-pertanyaan yang tak bisa dijawab oleh pimpinan kloternya.
Menag mencontohkan salah satu pertanyaan yang paling banyak ditanyakan, yaitu keterkaitan dengan terjadinya menstruasi dalam rangkaian ibadah haji sehingga melewatkan satu prosesnya. Dia menilai hal itu tak bisa dijawab dengan mengira-mengira, tetapi harus tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Itu harus dijawab dengan tegas, dan tidak bisa asal jawab, karena itu harus ada dalilnya, karena ini menyangkut masalah sah atau tidak sahnya sebuah ibadah wajib ini,” ujar Menag.
Oleh karena itu, Imam Besar Masjid Istiqlal ini mengatakan bahwa tim khusus tersebut sangatlah penting dalam lancarnya proses ibadah haji 2025. “Maka itu kami menganggap bahwa lembaga ini sangat penting,” ucapnya.
Selain itu, keberadaan konsultan ini pun juga disebut Menag tersebar di hotel-hotel di mana jemaah haji berada. Sehingga, kata dia, dalam berkonsultasi akan permasalahan yang terjadi dapat dilakukan dengan mudah.
“Dan juga dipermudah dengan adanya handphone, jadi bisa bertanya kepada kelompok-kelompok itu dengan langsung bisa live dan seterusnya,” jelas Menag.
“Jadi jemaah kita merasa sangat senang dan sangat pas, karena pertanyaan apa pun yang ditanyakan kepadanya, itu bisa dijawab oleh tim itu,” lanjutnya.
Sebagai informasi, hari ini, Menag juga mengumumkan sejumlah delegasi Amirul Hajj yang akan memimpin misi haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi. Amirul Hajj akan mulai bertugas pada 29 Mei sampai 17 Juni 2025.
Menag mengatakan dirinya akan bertugas sebagai Amirul Hajj dengan wakilnya yang sekaligus Wamenag, Romo HR Muhammad Syafi’i. Adapun sejumlah tokoh lainnya yang menjadi anggota Amirul Hajj adalah Kepala BPOM Taruna Ikrar, Menhub Dudy Purwagandhi, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Penasihat Khusus Presiden Dudung Abdurahman, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Abdul Aziz
Masuk tirto.id

































