tirto.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap keinginannya hadir dalam Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair selanjutnya. Sebab, dirinya tidak mengetahui adanya penyelenggaraan BPA Fair 2026.
Purbaya mengatakan, dirinya berminat membeli aset hasil lelang BPA Fair. Dirinya pun mengaku pernah membeli sebidang tanah dengan harga murah dari proses lelang.
"Lain kali kalau ada, saya dikasih tahu juga ya. Saya mau ikutan. Saya pernah beli lelang, Pak, dapat tanah, lumayan lah. Kan ini boleh kan pejabat? Boleh enggak, Pak? Boleh ya? Saya pengen dapat yang murah juga," ucap Purbaya di Gedung BPA, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2026).
Dia mengaku bahwa memiliki minat memiliki motor Harley Davidson. Purbaya menyampaikan, sejauh ini dirinya tidak memiliki kendaraan roda dua karena tidak diperbolehkan oleh istrinya.
"Enggak ada Harley Davidson ya, Bu? Kalau ada Harley Davidson, saya mau tebus, Pak. Saya enggak punya motor, tapi enggak boleh beli sama istri, Pak. Cuman cita-cita aja itu, Pak," tutur Purbaya.
Diketahui, Purbaya hari ini menerima penyerahan uang dari Kejaksaan Agung. Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA), Kuntadi, dalam proses lelang BPA Fair, penjualan barang sebanyak 300 item dengan nilai Rp997.239.589.080. Kemudian, tiga orang tidak melakukan pelunasan.
"Tiga orang pemenang yang kami nyatakan sebagai pemenang lelang tidak melunasi sampai dengan batas waktu yang ditentukan, sehingga barang yang terjual ada 291 item atau senilai Rp997.315.904," ungkap Kuntadi.
Kuntadi menegaskan, BPA Fair ini menjadi ajang pembuktian kepada masyarakat yang mempertanyakan bagaimana nasib dari barang sitaan dan rampasan oleh Kejaksaan Agung. Sehingga, menjadi bentuk keterbukaan dan pertanggungjawaban yang akan diselenggarakan secara rutin.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































