Menuju konten utama

Kecelakaan KRL Terjadi Pagi Ini di Lintas Bogor & Duri-Tangerang

Di perlintasan Cawang-Tebet, KRL tertemper orang yang sedang menyeberang, sementara di lintas Duri-Tangerang tertemper motor.

Kecelakaan KRL Terjadi Pagi Ini di Lintas Bogor & Duri-Tangerang
KRL melintas di perlintasan sebidang kereta api di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026). Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, pada 2026 tercatat 40 kecelakaan di perlintasan sebidang, dengan 57,5 persen atau 23 kejadian terjadi di perlintasan tanpa palang pintu dan 42,5 persen atau 17 kejadian di perlintasan berpalang pintu. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - KAI Commuter membenarkan adanya dua kecelakaan yang menyebabkan gangguan terhadap perlintasan KRL, Kamis (20/8/2026) pagi ini. Peristiwa itu terjadi di perlintasan Cawang-Tebet dan Duri-Tangerang.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menerangkan bahwa di perlintasan Cawang-Tebet terjadi kasus orang yang tertemper kereta saat menyeberang. Akibatnya, terjadi keterlambatan pada KRL lintas Bogor.

"Keterlambatan tersebut sehubungan terjadinya kendala pada sarana KRL yang disebabkan faktor eksternal. Commuter Line No.1183 relasi Bogor - Jakarta Kota tertemper orang di lintas Cawang-Tebet yang menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman," tutur Leza dalam keterangan tertulis, Kamis (20/8/2026).

Menurut Leza, untuk keterlambatan Commuter Line Tangerang terjadi karena kereta dengan nomor 1914 relasi Duri-Tangerang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi. Akhirnya, terjadi gangguan karena rusaknya bagian depan kereta.

"Kejadian ini juga menyebabkan rusaknya pada bagian depan KRL," ucap Leza.

Untuk menenekan keterlambatan perjalanan Commuter Line, kata Leza, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi dengan melayani perjalanan Commuter Line Bogor hanya menggunakan satu jalur dari Stasiun Pasar Minggu-Stasiun Manggarai. Sedangkan pada lintas Tengerang, perjalanan Commuter Line Tangerang menggunakan satu jalur pada lintas Rawabuaya-Batu Ceper.

Saat ini, KAI Commuter masih terus malakukan penangan dan perbaikan sarana KRL, serta melakukan proses penguraian antrean perjalanan Commuter Line yang sempat terlambat. Leza pun meminta maaf kepada seluruh penumpang atas keterlambatan yang terjadi.

"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan.," kata Leza.

Baca juga artikel terkait KRL atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto