Menuju konten utama

Kebakaran Lahan Aceh akan Dipadamkan dengan Water Bombing

Menteri LHK mengatakan pihaknya akan terus mencoba memadamkan kebakaran itu karena "water bombing" diperkirakan akan datang pada Senin (24/7) atau Selasa.

Kebakaran Lahan Aceh akan Dipadamkan dengan Water Bombing
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya. Antara foto.

tirto.id - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan pihaknya sudah berusaha memadamkan kebakaran lahan dan hutan di Aceh Barat dengan cara manual, tetapi kebakaran itu baru akan bisa dipadamkan dengan menggunakan pesawat udara "water bombing".

"Saya sudah berkoordinasi dengan BNPB, yang Aceh Barat, anak-anak sudah berusaha juga, tapi aksesbilitinya berat sehingga harus pakai 'water bombing'," kata Siti Nurbaya di Istana negara Jakarta, Senin (24/7/2017).

Namun pihaknya akan terus mencoba memadamkan kebakaran itu karena "water bombing" diperkirakan akan datang pada Senin (24/7) atau Selasa.

"Saya terus berusaha, karena harus izin juga dari Menteri Perhubungan," ungkap Nurbaya dikutip dari Antara.

Lebih lanjut Nurbaya menjelaskan bahwa pada Juli ini diprediksikan akan ada peningkatan titik api atau skalasi (kenaikan jika dibanding pada bulan-bulan sebelumnya), terutama di wilayah Sumatera Utara.

"Di Sumut naiknya banyak, Jambi juga naiknya banyak. Riau tidak terlalu, untuk Kalimantan Kalimantan Barat relatif rata," ungkapnya.

Kendati demikian, Nurbaya menerangkan bahwa berdasarkan data Januari hingga Juli ini, titik api (hot spot) masih 21 persen dibandingkan "hot spot" tahun lalu.

Namun, lanjut Menteri, banyak daerah baru, seperti Aceh Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Sumatara Utara, Sumatera Barat, angka titik apinya mengalami kenaikan.

"Artinya baru sekarang angkanya 'kenceng', angka baru keluar dan saya sudah pelajari," kata Nurbaya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan lahan yang terbakar di Kabupaten Aceh Barat terus meluas hingga mencapai 60 hektare akibat musim kemarau.

"Kami di sana (Aceh Barat) dan ikut padamkan api, dapat laporan. Hingga kemarin telah 60 hektare lebih lahan yang terbakar," ujar Kepala BPBA Yusmadi, di Banda Aceh, Senin (24/7).

Dia mengimbuhkan, titik kebakaran lahan di Aceh tersebar mulai dari sisi pinggir jalan lintas nasional di kawasan pesisir pantai barat hingga masuk ke kawasan berada di dalam hutan. Kondisi tersebut juga mengakibatkan daerah sekitar, seperti wilayah Kota Meulaboh sebagai ibu kota Kabupaten Aceh Barat diselimuti kabut asap.

Penyebab kebakaran lahan itu, kata dia, akibat pembukaan lahan baru untuk dijadikan perkebunan dengan cara membakar karena musim kemarau.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN atau tulisan lainnya dari Alexander Haryanto

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Alexander Haryanto
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto