Menuju konten utama

Kasus Senpi-Narkoba Sekolah Jaksel: 1 Bungker Masih Terkunci

Pengacara yayasan sekolah swasta Jaksel sebut ada satu ruangan menyerupai bungker yang belum dibuka. Kunci diduga dibawa eks ketua yayasan.

Kasus Senpi-Narkoba Sekolah Jaksel: 1 Bungker Masih Terkunci
Sejumlah senjata api (senpi) yang ditemukan di dalam salah satu ruangan sekolah di bilangan Jakarta Selatan. FOTO/Dokumentasi istimewa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Misteri kasus penemuan barang ilegal di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan (Jaksel) memasuki babak baru setelah pihak yayasan mengungkap adanya satu ruangan menyerupai bungker yang hingga kini masih terkunci rapat. Khawatir adanya risiko hukum lebih lanjut, pihak sekolah kini mendesak aparat kepolisian untuk segera membongkar paksa ruangan misterius tersebut.

Pengacara yayasan sekolah, Hermawanto, menyebut ruangan rahasia tersebut belum bisa diakses karena kuncinya diduga sengaja dibawa oleh mantan ketua yayasan berinisial IWD yang baru saja dipecat. Padahal, salah satu ruangan di sekolah ini telah kedapatan menjadi tempat penyimpanan senjata api (senpi), VCD porno, hingga narkoba.

“Dan perlu rekan-rekan ketahui yang tadi disampaikan juga, masih ada satu ruangan seperti bunker yang itu semua terkunci rapat, kami tidak bisa masuk ke sana,” kata Hermawanto kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Yayasan Minta Polisi Bongkar Bungker yang Terkunci

Hermawanto mengatakan, kasus ini telah dilaporkan secara resmi dan ditangani Polres Metro Jakarta Selatan. Dia berharap setelah ditangani kepolisian, ruangan bungker itu bisa dibuka untuk mengetahui isi di dalamnya.

“Kami juga akan meminta kepada aparat untuk tolong bantu kami untuk membuka ruangan ini karena kalau kami khawatir ada risiko hukum gitu kan, maka kami meminta aparat untuk membukanya. Jadi kami ingin bunker juga dibuka itu harapan kami dari kepolisian,” ungkap Hermawanto.

Lebih lanjut Hermawanto menyebut, ruangan ketua yayasan yang sebelumnya ditempati IWD selama 15 tahun memang selalu tertutup. Saat IWD masih menjabat, hanya dia dan orang-orang terdekatnya yang bisa mengakses masuk ke ruangan itu.

Kunci Ruangan Dibawa Mantan Ketua Yayasan Berinisial IWD

Penemuan Senpi di Sekolah Swasta Jaksel

Sejumlah senjata api (senpi) yang ditemukan di dalam salah satu ruangan sekolah di bilangan Jakarta Selatan. FOTO/Dokumentasi istimewa.

Dijelaskan Hermawanto, IWD sendiri telah dipecat karena dugaan penyalahgunaan keuangan yayasan pada 18 April 2026. Namun, seluruh kunci di ruangan dibawa IWD, sehingga isi di dalamnya baru bisa diketahui setelah pihak sekolah memutuskan untuk membersihkannya.

“Jadi ruangan ditemukan senjata itu ruangan yang tertutup dikunci oleh siapa, kuncinya dipegang oleh dia dan anak buahnya dia. Dan dia pun, orang ini penanggung jawab ruangan itu ikut keluar tidak pernah masuk lagi ke sekolah ketika si ketuanya kita berhentikan,” ucap dia.

Di sisi lain, Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan sekolah tersebut, Untung Sangaji, mengaku belum mengetahui apakah barang-barang ilegal itu milik IWD. Dia menilai, proses penyelidikan oleh kepolisian sampai saat ini masih berjalan untuk mengungkap kepemilikan senpi tersebut.

“Jadi siapa pemiliknya kami serahkan ke penyidik mudah-mudahan penyidik teman-teman bisa tanya ke penyidiknya karena kami juga perkara sudah kami laporkan sejak awal bulan yang lalu gitu kan,” tutur Untung.

Baca juga artikel terkait SENPI ILEGAL atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Siti Fatimah