Menuju konten utama

Komjen Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit

Prabowo juga melantik Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) menggantikan Komjen Dedi Prasetyo.

Komjen Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit
Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto (kiri) sebagai Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat (kanan) sebagai Wakapolri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dok: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Suyudi dilantik setelah dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon Kapolri di DPR, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Suyudi diangkat sebagai Kapolri berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/Polri Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Surat tersebut ditetapkan Kamis, 1 Oktober 2026. Ia menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kini menjadi Kepala Staf Kepresidenan.

Berbarengan dengan Suyudi, Presiden Prabowo Subianto juga melantik Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Polri (Wakapolri), menggantikan Komjen Dedi Prasetyo yang ditunjuk Prabowo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Pelantikan Wahyu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/Polri Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Saya menyatakan dan berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Suyudi dan Wahyu mengikuti lafal sumpah yang dibacakan Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Suyudi turut mendapat kenaikan pangkat dalam golongan perwira tinggi Polri. Suyudi memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal Polisi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah berkirim surat usulan pemberhentian jabatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Komisi III DPR RI. Surat ini tertanggal 30 September 2026.

Tak hanya itu, Komisi III DPR RI juga sekaligus diminta langsung menjalankan uji kelayakan. Sosok tunggal diusulkan adalah Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang tengah menjabat Kepala BNN

"(Presiden) menugaskan Komisi IlI untuk melaksanakan uji kelayakan," kata Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, Kamis.

Saat uji kelayakan, Suyudi menyebut pergantian Kapolri bukan berarti mengulangi perjalanan lembaga dari awal. Ia ingin melanjutkan program yang sudah berjalan secara baik hingga menyederhanakan berbagai hal yang tumpang tindih.

"Saya tidak ingin setiap pergantian Kapolri selalu dimaknai sebagai memulai kembali dari nol," kata Suyudi.

Setelah Suyudi selesai menjalani uji kelayakan, Komisi III DPR RI menyetujuinya sebagai calon Kapolri secara aklamasi.

"Aklamasi disetujui?" tanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman kepada peserta sidang pleno.

"Setuju," jawab peserta sidang.

Sementara itu, beberapa menit setelah sidang pleno Komisi III, sidang paripurna DPR RI digelar. DPR lantas menyetujui pencalonan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri melalui ketuk palu dari Ketua DPR RI Puan Maharani.

Sosok Suyudi Ario Seto, Rekam Jejak, dan Kekayaan

Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi polisi berpangkat komisaris jenderal. Sebelum kini, ia dikenal sebagai perwira tinggi yang mengepalai Badan Narkotika Nasional (BNN)

Lahir pada 1973, Suyudi menjadi polisi setelah lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI, yang sebelum kini jadi Akpol) tahun 1994.

Selama berdinas sebagai polisi, Suyudi memiliki latar belakang di bidang reserse. Pengalamannya di bidang reserse itu tampak dari rekam jejaknya sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat. Ia juga sempat menjabat Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Dari reserse, Suyudi kemudian mendapat sejumlah posisi kepemimpinan di lembaga kepolisian. Rekam jejak kepemimpinan Suyudi didominasi berada di tingkat daerah, seperti di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Di tingkat kabupaten/kota, Suyudi pernah menjabat sebagai kepala sejumlah Polres di Jabodetabek. Beberapa di antaranya adalah Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, dan Kapolres Jakarta Pusat. Sementara di tingkat provinsi, Suyudi pernah ditunjuk sebagai Wakapolda Metro Jaya pada 2023 lalu dan Kapolda Banten pada 2024.

Karier kepolisian Suyudi kemudian menanjak lagi pada Agustus 2025. Jelang pelantikan Prabowo Subianto sebagai presiden, Suyudi ditunjuk sebagai Kepala BNN. Hal itu beriringan dengan pengangkatannya menjadi jenderal polisi bintang tiga.

Setahun setelah menjabat sebagai Kepala BNN, Suyudi kemudian dijadikan calon Kapolri yang baru pada Oktober 2026. Ia menjadi calon tunggal pilihan Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo.

Komjen Pol Suyudi Ario Seto

Pelantikan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Foto/Tim Media Puan Maharani

Baca juga artikel terkait RESHUFFLE KABINET atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Bayu Septianto