Menuju konten utama

Profil Sarmuji Menteri Perindustrian Baru Pengganti Agus

Muhammad Sarmuji dilantik menjadi Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang. Simak profil, pendidikan, karier, dan harta kekayaannya.

Profil Sarmuji Menteri Perindustrian Baru Pengganti Agus
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji di Gedung DPR RI, Jakarta, Jum’at (13/2/2026). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Politikus Partai Golkar Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) dalam reshuffle Kabinet Merah Putih yang berlangsung hari ini, Kamis (1/10/2026). Sarmuji mengemban jabatan Menperin menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Ini profil dan harta kekayaannya.

Prabowo juga mengangkat Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, Arianto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Mohammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menetapkan keanggotaan Ombudsman 2026-2031 dengan Nuzran Joher sebagai ketua dan Radian Syam sebagai anggota, serta mengangkat Kapolri Komjen Pol Suyudi Ario Seto dan Wakapolri Komjen Wahyu Hadiningrat.

Profil Muhammad Sarmuji

Muhammad Sarmuji lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 10 Juni 1974. Ia adalah politisi Partai Golkar yang kini menjabat Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar periode 2024-2029 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.

Sarmuji menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Surabaya, yakni SDN Modokan Ayu 270 (lulus 1986), SMP Negeri 17 Surabaya (lulus 1989), dan SMA Negeri 16 Surabaya (lulus 1992).

Pada 1992 ia melanjutkan studi ke Universitas Jember, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, dan lulus pada tahun 2000. Ia kemudian meneruskan pendidikan di jenjang S2 dan meraih gelar magister jurusan Ilmu Administrasi FISIP UI di tahun 2005.

Kiprah organisasinya bermula di lingkungan kampus. Ia pernah menjadi Ketua Koperasi Mahasiswa Universitas Jember (1996-1998), lalu Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jember (1998-2000), dan berlanjut ke tingkat nasional sebagai Ketua Pengurus Besar HMI (2001-2002).

Di luar kampus, ia aktif di Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), antara lain sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP AMPI (2003-2009) dan Sekretaris Jenderal PP AMPG (2010-2015).

Ia juga pernah menjabat Ketua KNPI (2008-2011), Dewan Penasihat Forum Silaturahmi Santri/FORSIS (2008-2014), dan Wakil Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia/HKTI (2011-2014). Sebelum terjun sebagai legislator, ia pernah menjadi koordinator Staf Ahli Fraksi Partai Golkar di DPR RI.

Di Partai Golkar, kariernya terus menanjak. Pada 2014-2019 ia dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP bidang Pemenangan Pemilu Jawa-Kalimantan, kemudian menjadi Ketua DPP pada 2019-2020.

Setelah itu, ia memimpin Partai Golkar Jawa Timur sebagai Ketua DPD I periode 2020-2024, hingga akhirnya ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar pada 2024.

Di luar partai, ia juga dipercaya sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember (2019-2024) dan kembali menjabat posisi yang sama untuk periode 2024 hingga sekarang.

Di parlemen, Sarmuji pertama kali terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan Jawa Timur VI, yang meliputi Kota dan Kabupaten Blitar, Kota dan Kabupaten Kediri, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tulungagung, dengan perolehan 57.586 suara pada usia 40 tahun.

Ia terpilih kembali pada Pemilu 2019 dari dapil yang sama dengan perolehan 137.110 suara, dan tercatat kembali menjadi anggota DPR untuk masa jabatan 2024-2029.

Harta Kekayaan Muhammad Sarmuji

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk tahun 2025, Muhammad Sarmuji tercatat memiliki kekayaan bersih senilai Rp14,93 miliar.

Pada kategori tanah dan bangunan, total harta yang dilaporkan mencapai Rp10.462.451.760. Rinciannya terdiri atas tanah seluas 364 m2 di Kota Surabaya dengan nilai Rp725.211.760, tanah seluas 27.530 m2 di Kota Surabaya senilai Rp5.891.420.000, serta tanah seluas 120 m2 di Sidoarjo senilai Rp102.720.000.

Selain itu terdapat tanah dan bangunan seluas 163 m2/163 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp1.848.000.000, tanah dan bangunan seluas 172 m2/120 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp1.097.600.000, serta tanah dan bangunan seluas 1.000 m2/1.000 m2 di Kediri senilai Rp797.500.000.

Untuk kategori alat transportasi dan mesin, Sarmuji menuliskan kepemilikan sepeda motor Honda Beat tahun 2015 senilai Rp1.425.000, mobil Toyota Innova tahun 2018 senilai Rp72.250.000, mobil Toyota tahun 2021 senilai Rp252.381.875, dan mobil Honda tahun 2022 senilai Rp309.187.500.

Komponen terbesar dalam kategori ini adalah kapal laut/perahu bernama Jeanita, jenis kapal SPOB, tahun 2017, yang dilaporkan senilai Rp5.568.750.000.

Selain tanah, bangunan, dan kendaraan, laporan tersebut mencantumkan harta bergerak lainnya sebesar Rp139.645.000. Selanjutnya, terdapat surat berharga sebesar Rp537.331.948 serta kas dan setara kas tercatat sebesar Rp3.240.601.000.

Muhammad Sarmuji melaporkan kewajiban utang sebesar Rp5.652.379.397, sehingga total harta kekayaan bersih Sarmuji sebesar Rp14.931.644.686.

Baca juga artikel terkait RESHUFFLE KABINET atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra