tirto.id - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Pol. (Purn.) Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPUJ) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026) siang.
Penunjukan ini menandai babak baru penugasan mantan perwira tinggi Korps Bhayangkara tersebut di lembaga strategis pemerintah. BOPPUJ merupakan badan otorita yang dibentuk untuk mengoordinasikan pengelolaan, pembangunan, serta penataan kawasan pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa.
Pelantikan Fadil Imran berlangsung berbarengan dengan pelantikan pimpinan lembaga negara lainnya. Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut melantik Aryanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Keduanya dilantik melalui Keppres 40/M/2026.
Prosesi diawali dengan pembacaan surat keputusan presiden terkait pengangkatan pimpinan lembaga dan badan, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah dan janji jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Demi Allah saya bersumpah/berjanji, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap para pejabat yang dilantik secara serentak mengikuti lafal sumpah dari Presiden Prabowo.
Sebelum dipercaya mengisi posisi pimpinan di BOPPUJ, Fadil Imran yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu, memiliki rekam jejak panjang di kepolisian. Ia tercatat pernah menduduki posisi Kapolda Jawa Timur, Kapolda Metro Jaya, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, hingga Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops).
Selain berkiprah di pemerintahan, purnawirawan jenderal bintang tiga ini juga memimpin induk organisasi olahraga tepok bulu nasional sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) periode 2024–2028.
Upacara pelantikan di Istana Negara ini dihadiri jajaran pimpinan lembaga tinggi negara, pimpinan TNI-Polri, serta para menteri Kabinet Merah Putih.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































