Menuju konten utama
Timnas Malaysia

Kasus Sanksi FIFA Soal Naturalisasi, FAM Akui Salah Administrasi

Asosiasi Sepak Bola Malaysia merilis update terbaru soal kasus sanksi FIFA terkait pemain naturalisasi. Mereka mengakui ada kesalahan administrasi.

Kasus Sanksi FIFA Soal Naturalisasi, FAM Akui Salah Administrasi
Pemain Malaysia berpose sebelum pertandingan kualifikasi Piala Asia AFC Grup F antara Malaysia vs Vietnam. (Instagram/@malaysia_nt)

tirto.id - FAM alias Asosiasi Sepak Bola Malaysia merilis update soal kasus sanksi FIFA terkait naturalisasi pemain yang tengah menjerat mereka.

Update terbaru pada Minggu malam (28/9/2025), FAM menyampaikan kabar bahwa telah terjadi kesalahan administrasi dari pihak mereka ketika menyerahkan dokumen kepada FIFA.

“FAM menginformasi bahwa kami telah mengidentifikasi kesalahan teknis dalam proses penyerahan dokumen yang dilakukan oleh staf administrasi,” terang FAM, dalam unggahan IG @famalaysia.

Badan sepak bola Malaysia tersebut juga memilih untuk menunggu putusan lengkap dari FIFA, sebelum melayangkan banding secara resmi.

“FAM menunggu keputusan FIFA sebelum mengajukan banding,” jelas pernyataan tersebut.

Namun demikian dalam rilis tersebut FAM juga menegaskan bahwa ke-7 pemain naturalisasi yang tengah terjerat kasus ini merupakan warga negara Malaysia yang sah.

Secara garis besar, dalam rilis tersebut pihak FAM mengakui telah terjadi kesalahan dari sisi administrasi yang dilakukan oleh mereka sendiri, atau dalam pernyataan mereka dijelaskan sebagai “kesilapan teknikal yang dilakukan oleh kakitangan pentadbiran”.

Update info terbaru dari FAM ini tentu saja kian menambah warna dalam drama sanksi FIFA yang tengah menjerat sepak bola Malaysia.

Pasalnya sebelum ini pihak Malaysia juga sempat melempar bola panas. Mereka menduga telah terjadi sabotase yang dilakukan oleh pihak negara luar. Tentu saja hal tersebut justru membuat isu ini berjalan dengan diwarnai berbagai isu liar di publik.

Drama dalam sepak bola Malaysia diawali pada Jumat malam (26/9/2025), ketika FIFA mengeluarkan rilis resmi terkait sanksi kepada FAM dan 7 pemain naturalisasi baru mereka.

FIFA menyebut bahwa pihak terkait telah menggunakan dokumen palsu ketika proses pendaftaran pemain.

“Komite Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia dan 7 pemain, yakni Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano, terkait pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) soal pemalsuan dokumen,” tulis keterangan FIFA.

Ke-7 pemain naturalisasi tersebut muncul pertama kali ketika laga Timnas Malaysia vs Vietnam dalam ajang Kualifikasi Piala Asia 2027, pada 10 Juni 2025. Pada laga tersebut Harimau Malaya menang telak 4-0.

Komite Disiplin FIFA yang lantas melakukan evaluasi terhadap legalitas pemain, lantas menemukan bahwa dokumen yang diserahkan tidak sesuai atau dianggap palsu.

Berikut 3 poin sanksi FIFA yang dijatuhkan kepada Malaysia:

  1. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dijatuhi denda 350 ribu Franc Swiss (sekira Rp7,3 miliar).
  2. Hukuman denda kepada 7 pemain yang terkait dokumen palsu, yakni 2000 Franc Swiss (Rp42 juta).
  3. Ke-7 pemain terkait pemalsuan dokumen mendapat larangan aktivitas sepak bola (baik domestik maupun internasional di bawah FIFA) dalam tempo 12 bulan. Terhitung mulai tanggal rilis keputusan.

Baca juga artikel terkait TIMNAS MALAYSIA atau tulisan lainnya dari Oryza Aditama

tirto.id - Flash News
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Iswara N Raditya