Kapolri dan Panglima TNI Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai

Reporter: Adi Briantika, tirto.id - 21 Okt 2023 19:02 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menginginkan masyarakat tidak terpecah belah meski berbeda pendapat dan beda pilihan dalam pemilu mendatang.
tirto.id - Kepala Operasi Nusantara Cooling System 2023-2024 Irjen Polisi Asep Edi Suheri menyampaikan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono terkait pemilu 2024.

"Kapolri dan Panglima TNI meminta kegiatan deklarasi pemilu damai ini dilaksanakan di wilayah-wilayah. Komitmen pemilu damai ini harus dari yang dipilih dan yang memilih," kata Asep dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/10/2023).

"Semuanya harus punya semangat yang sama menjaga pemilu berjalan damai, meski masing-masing berbeda pendapat namun itu tidak menjadi masalah karena bagian dari demokrasi," lanjut dia.

Kapolri pun menginginkan masyarakat tidak terpecah belah meski berbeda pendapat dan beda pilihan dalam pemilu mendatang. Kematangan demokrasi bisa dilihat meski berbeda pendapat dan berbeda pilihan tidak berdampak pecahnya persatuan dan kesatuan. Karena itu semua harus menjaga pemilu berjalan dengan aman dan damai.

Jenderal bintang empat itu juta ingin pemilu berjalan aman dan damai, serta menghasilkan pemimpin yang sah, sehingga bisa melanjutkan kepemimpinan untuk menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI juga berharap pemilu berlangsung aman dan damai. Yudo kembali menegaskan soal netralitas Polri-TNI dalam pemilu.

"Beliau (Panglima TNI) juga menegaskan soal netralitas dalam Pemilu 2024 merupakan kunci utama (agar) bisa melaksanakan dan menjaga pemilu yang aman baik dan lancar," ucap Asep.

Para peserta yang hadir dalam pembacaan ikrar pemilu damai terdiri dari beberapa elemen masyarakat. Berikut isi ikrar bersama:

1. Mendukung dan membantu jajaran TNI dan Polri dalam menjaga keamanan serta menyukseskan Pemilu 2024 yang aman dan adil.

2. Menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah bangsa.

4. Bersama-sama menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya Pemilu 2024.



Baca juga artikel terkait PEMILU 2024 atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Politik)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight