tirto.id - Umat Kristiani di Indonesia merayakan Pekan Suci 2026 sebagai periode liturgi paling sakral dalam kalender gereja. Berikut jadwal Pekan Suci 2026 dan misa Katedral Jakarta, lengkap dari Minggu Palma hingga Paskah serta makna Tri Hari Suci.
Berdasar kalender liturgi dan SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional 2026, rangkaian Pekan Suci tahun ini berlangsung sejak akhir Maret dan mencapai puncak pada Minggu Paskah, 5 April 2026.
Pekan Suci menjadi momen untuk mengenang peristiwa terakhir kehidupan Yesus Kristus, mulai dari kedatangan-Nya di Yerusalem sampai kebangkitan. Rangkaian ini juga mencakup Tri Hari Suci yang menjadi inti perayaan iman Kristiani.
Jadwal Pekan Suci 2026
Berikut jadwal lengkap Pekan Suci 2026.
- Minggu Palma: 29 Maret 2026
- Kamis Putih: 2 April 2026
- Jumat Agung: 3 April 2026 (libur nasional)
- Sabtu Suci: 4 April 2026
- Minggu Paskah: 5 April 2026
Jadwal Misa Pekan Suci 2026 di Katedral Jakarta
Gereja Katedral Jakarta sudah merilis jadwal resmi misa selama Pekan Suci 2026. Rinciannya sebagai berikut.
Minggu Palma (28-29 Maret 2026)
- Sabtu: pukul 16.00 dan 18.30 WIB
- Minggu: pukul 08.30, 11.00, 16.30, dan 19.00 WIB
Kamis Putih (2 April 2026)
- Misa pukul 16.30, 19.00, dan 21.00 WIB
- Dilanjut tuguran (adorasi) setelah misa pukul 21.00 WIB
Jumat Agung (3 April 2026)
- Ibadah pukul 12.00, 15.00, dan 18.00 WIB
- Jalan salib kreatif dengan pementasan pukul 08.30 WIB
Sabtu Suci (4 April 2026)
- Vigili Paskah pukul 17.00 dan 21.00 WIB
Minggu Paskah (5 April 2026)
- Pukul 08.30 WIB (Misa Pontifikal)
- Pukul 11.00 WIB (Misa Keluarga)
- Pukul 17.00 WIB
Umat di wilayah lain diimbau untuk cek jadwal misa di katedral atau gereja masing-masing melalui media resmi. Setiap keuskupan umumnya memiliki pengaturan jadwal dan kapasitas berbeda-beda.
Makna Tri Hari Suci
Tri Hari Suci dipahami sebagai rangkaian ibadah yang berlangsung berurutan dan membentuk satu alur perayaan. Tiap harinya memuat pesan teologis berbeda, tapi tetap terhubung dalam kisah yang sama tentang perjalanan sengsara hingga kebangkitan Kristus.
Kamis Putih memperingati saat Yesus mengadakan Perjamuan Terakhir bersama para murid-Nya. Dalam momen ini, Yesus menyampaikan perintah baru agar umat saling mengasihi. Ia juga memberi teladan kerendahan hati melalui tindakan membasuh kaki para murid.
Kemudian, Jumat Agung menjadi hari untuk mengenang wafatnya Yesus di kayu salib. Umat Kristiani memaknai peristiwa ini sebagai bentuk pengorbanan untuk menebus dosa manusia.
Sabtu Suci menjadi waktu perenungan dalam suasana sunyi. Umat mengenang Yesus di alam kubur, tanpa adanya perayaan Ekaristi pada siang hari. Liturgi dijalankan dalam hening, menanti penuh harap jelang kebangkitan.
Sebagai penutup, Minggu Paskah dirayakan sebagai puncak seluruh rangkaian. Hari tersebut memperingati kebangkitan Yesus Kristus, dimaknai sebagai kemenangan atas maut sekaligus membawa harapan akan kehidupan yang kekal.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id





































