Menuju konten utama

Jenis Tulang dalam Tubuh Manusia & Fungsinya: Rawan hingga Keras

Jenis tulang dalam tubuh manusia ada 2 macam, tulang rawan dan tulang keras. Apa saja fungsinya?

Jenis Tulang dalam Tubuh Manusia & Fungsinya: Rawan hingga Keras
Ilustrasi Tulang Gerak Manusia. foto/IStockphoto

tirto.id - Jenis tulang dalam tubuh manusia ada 2 macam, tulang rawan dan tulang keras. Apa saja fungsinya?

Manusia memiliki sistem rangka yang terdiri dari berbagai jenis tulang. Adapun fungsi rangka atau tulang pada manusia adalah sebagai berikut:

  • Sebagai alat gerak pasif
  • Tempat melekatnya otot
  • Memberikan bentuk pada tubuh manusia
  • Menahan sekaligus menegakkan tubuh
  • Tempat terbentuknya sel darah (sumsum tulang belakang)
  • Melindungi organ-organ vital manusia seperti jantung, otak, dan paru-paru
  • Tempat untuk menyimpan fosfor dan kalsium.

Jenis Tulang dalam Tubuh Manusia

Tulang manusia dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sifatnya, yaitu tulang rawan dan tulang keras. Pada manusia dewasa, sistem rangka didominasi oleh tulang keras, sedangkan tulang rawan hanya berjumlah sedikit.

Tulang Rawan (Kartilago)

Tulang rawan terbentuk dari kondrosit atau yang biasa disebut dengan sel tulang rawan. Tulang rawan juga bersifat lentur karena diketahui memiliki zat kapur (kalsium) dalam jumlah sedikit.

Saat bayi, sebagian besar tulang di dalam tubuh manusia masih berupa tulang rawan. Tulang-tulang rawan ini kemudian mengalami penulangan atau osifikasi sehingga menjadi lebih keras.

Meski demikian, tidak semua tulang rawan akan berubah menjadi tulang keras. Beberapa jenis tulang rawan yang tidak mengalami osifikasi antara lain tulang di daun telinga, ujung hidung, persendian, trakea, dan ruas-ruas tulang belakang.

Berdasarkan modul Biologi Kelas XI, tulang rawan masih terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Tulang rawan hialin
Tulang rawan ini bersifat halus, transparan, dan memiliki matriks (substansi penyusun tulang) yang homogen. Tulang rawan hialin biasanya terdapat pada permukaan sendi dan bagian trakea.

  • Tulang rawan elastis
Sesuai namanya, tulang rawan ini bersifat lentur. Matriks atau penyusun tulangnya terdiri dari serabut elastis yang bercabang-cabang.Tulang rawan yang satu ini dapat ditemukan di bagian hidung serta daun telinga.

  • Tulang rawan fibrosa
Tulang rawan ini sifatnya tidak terlalu lentur, sedangkan matriksnya terdiri dari serabut-serabut kolagen. Tulang jenis ini biasanya terdapat di ruas tulang belakang, lutut, serta tendon atau ujung otot yang menempel di tulang.

Tulang Keras (Tulang Sejati)

Tulang keras berasal dari kartilago atau tulang rawan yang mengalami osifikasi dan terdiri dari sel-sel osteosit yang membentuk lingkaran. Di dalam tulang keras juga terdapat saluran Havers yang mengandung pembuluh kapiler yang berfungsi mengangkut oksigen maupun sari makanan pada sel-sel tulang.

Tulang keras diketahui mengandung banyak zat kapur atau kalsium sehingga tidak lentur seperti tulang rawan. Namun perlu diketahui bahwa tulang keras tidaklah padat seutuhnya, namun berongga di bagian tengah. Tulang memiliki bagian atau lapisan luar yang keras dan padat, serta mengelilingi sebuah rongga yang disebut rongga sumsum.

Mengutip dari modul Biologi Dasar Tentang Sistem Rangka dan Panca Indera, tulang keras dapat dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan bentuknya:

  • Tulang pipa
Sesuai namanya, tulang ini biasanya berbentuk panjang dan bulat seperti pipa dengan ujungnya yang berbonggol serta berisi sumsum kuning. Contoh tulang pipa adalah tulang paha, lengan, betis, ruas-ruas jari, dan tulang kering.

  • Tulang pipih
Tulang jenis ini berbentuk pipih dan memiliki rongga yang berisi sumsum merah, tempat terbentuknya sel darah merah maupun sel darah putih. Contohnya adalah tulang tengkorak, tulang dada, tulang rusuk, tulang belikat, dan juga tulang panggul.

  • Tulang pendek
Tulang pendek biasanya memiliki bentuk yang tidak beraturan dan rongganya berisi sumsum merah. Contoh tulang pendek adalah tulang di pergelangan tangan dan kaki, telapak tangan, jari kaki, telapak kaki, serta ruas tulang belakang.

Baca juga artikel terkait SISTEM GERAK MANUSIA atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Yulaika Ramadhani