tirto.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menjadi anggota Amirulhaj 2025. Arifatul ditugaskan untuk mengawal layanan haji bagi perempuan, disabilitas, dan kelompok rentan.
"Tugas saya yang paling utama adalah bagaimana memantau dan melihat layanan yang diterima oleh jemaah perempuan. Karena, saat ini, jemaah perempuan lebih banyak dari jemaah laki-laki," ucap Arifatul di Masjidil Haram, Makkah, Sabtu (31/5/2025) dini hari.
Arifatul ingin jemaah haji perempuan terlayani dengan baik, mulai dari fasilitas teknis hingga bimbingan ibadah. Terkait hal tersebut, Arifatul berharap kuota petugas bimbing ibadah maupun Mustasyar Dini perempuan ditambah agar bisa lebih banyak menjangkau jemaah.
Selanjutnya, Menteri PPPA juga berharap jumlah toilet ditambah karena durasi penggunaan toilet perempuan lebih lama ketimbang laki-laki. Dengan adanya fasilitas yang mumpuni,jemaah perempuan diharapkan tidak menemui kendala berarti.
"Pastinya kami ingin membangun dan mewujudkan haji yang ramah perempuan," tuturnya.
Sesuai undang-undang, Amirulhaj memiliki mandat untuk memimpin misi haji Indonesia dan menjalankan diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi.
Hingga hari ke-29 operasional haji, tercatat 189.734 jemaah haji reguler telah tiba di Tanah Suci dalam 482 kloter. Dari jumlah tersebut, 55 persen merupakan jemaah perempuan (105.085 orang) dan 45 persen laki-laki (84.649 orang). Selain itu, 15.033 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi.
Fase kedatangan jemaah gelombang pertama ke Madinah berakhir pada 25 Mei 2025. Seluruh jemaah kini telah berada di Makkah dan bersiap menyambut puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Penulis: Fahreza Rizky
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































