Menuju konten utama

Istri dan Anak Pesepak Bola Lucas Trejo Tewas di Gempa Venezuela

Istri dan dua anak pesepak bola Lucas Trejo tewas akibat gempa Venezuela. Korban ditemukan setelah pencarian selama 74 jam.

Istri dan Anak Pesepak Bola Lucas Trejo Tewas di Gempa Venezuela
Keluarga Lucas Trejo LT. instagram/lucastrejo_lt
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Istri dan anak dari pesepak bola Argentina Lucas Trejo turut menjadi korban dalam tragedi gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela pada Rabu malam (24/6/2026) waktu setempat. Gempa tersebut merobohkan banyak bangunan dan menjebak ribuan orang di bawah reruntuhan.

Yanina Maranella, istri Lucas Trejo, bersama dua anak mereka, Aaron dan Ainhoa Trejo, yang saat itu berada di apartemen keluarga di kota La Guaira tewas ketika bangunan mereka runtuh akibat guncangan kuat tersebut.

Lucas Trejo sendiri diketahui sedang berada di Caracas bersama klubnya, Deportivo La Guaira, untuk persiapan pertandingan liga ketika bencana terjadi.

Klub Deportivo La Guaira mengonfirmasi duka mendalam atas meninggalnya keluarga sang pemain.

“Dari #DLG, kami turut berduka cita atas kepergian istrinya, Yanina Maranella, dan anak-anaknya, Aaron dan Ainhoa Trejo. Semoga arwah mereka tenang dan Lucas serta semua orang yang dicintainya mendapatkan penghiburan. #SiempreNaranja,” tulis Klub Deportivo La Guaira di akun X @DvoLaGuaira pada 28 Juni 2026.

Istri dan Anak Lucas Trejo Dinyatakan Tewas Setelah Pencarian Intensif

Pencarian intensif dilakukan untuk mengetahui keberadaan Yanina dan kedua anaknya di puing-puing apartemen mereka di La Guaira, Venezuela.

Setelah beberapa hari pencarian, pada Sabtu (26/6/2026) malam tim penyelamat akhirnya menemukan ketiga anggota keluarga tersebut dalam kondisi tidak bernyawa.

Rekan sesama pemain, Edson Tortolero, turut mengumumkan kabar duka tersebut melalui media sosial. Ia menyampaikan bahwa jenazah keluarga Trejo telah ditemukan serta meminta publik untuk memberikan penghormatan dan ruang privasi bagi keluarga yang berduka.

“Kami memberitahukan kepada seluruh warga Venezuela dan Argentina bahwa jenazah anggota keluarga Lucas Trejo telah ditemukan. Kami berterima kasih kepada semua orang atas dukungan mereka dan meminta penghormatan tertinggi untuk keluarganya selama masa sulit ini. Kami berdoa agar mereka mendapatkan kehidupan kekal,” tulis Edson di IG story @edsonalejandro28.

Beberapa jam sebelum jenazah ditemukan, Lucas Trejo sempat mengunggah momen kebersamaan keluarganya di media sosial, yang kemudian menjadi salah satu unggahan terakhir yang sangat menyentuh di tengah tragedi tersebut.

Dikutip People pada Minggu (28/6/2026), tragedi menyedihkan ini juga menimpa banyak keluarga lain, termasuk pemain sepak bola Maritimo de la Guaira, Hector Bello yang kehilangan istrinya, Andrea Bello, saat sang istri berusaha melindungi anak mereka yang masih berusia satu tahun, Alana.

Dalam pernyataannya di media sosial, Hector menyebut istrinya sebagai pahlawan sejati karena mengorbankan diri demi menyelamatkan anak mereka.

“Kamu akan selalu menjadi pahlawan wanita favorit kami, Mama, aku akan mengingatkan bayi kita betapa cantiknya kamu, betapa kamu mencintainya, aku akan menceritakan padanya kisah tentang bagaimana kamu menyelamatkannya, sayang, bagaimana kamu memberikan hidupmu sendiri untuk putri kita, bahwa kamu adalah seorang wanita pemberani yang, memberikan nafas terakhirmu, tidak pernah meninggalkannya,” tulis Hector di akun IG @hectorbello_02 pada 26 Juni 2026.

Update Korban Gempa Venezuela

Data terbaru dari otoritas Venezuela menyebutkan sedikitnya 1.450 orang telah meninggal dunia dan sekitar 3.150 lainnya mengalami luka-luka setelah gempa kembar yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026).

Selain korban jiwa, sebanyak 774 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat guncangan gempa.

Pemerintah sementara Venezuela melalui Presiden interim Delcy Rodriguez menyampaikan apresiasi kepada tim penyelamat internasional atas keberhasilan mereka menemukan korban yang masih hidup di tengah puing-puing.

“Hari ini kami telah menyelamatkan orang-orang yang masih hidup, dan oleh karena itu upaya ini tidak akan dihentikan. Kami selalu berpegang teguh pada harapan.” ujar Rodriguez dikutip The Guardian, Senin (29/6/2026).

Bantuan internasional terus berdatangan, termasuk dari Amerika Serikat yang mengirimkan helikopter untuk mendukung distribusi logistik serta menambah 230 personel militer guna memperluas kapasitas bandara dan membuka kembali pelabuhan penting untuk mempercepat penyaluran bantuan.

Baca juga artikel terkait GEMPA atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra