Menuju konten utama

Apakah Benar Israel Kebakaran dan Dilanda Badai Pasir Besar?

Benarkah Israel sedang dilanda kebakaran dan badai pasir besar? Simak kondisi Israel terkini usai kebakaran hutan yang semakin meluas sejak 30 April.

Apakah Benar Israel Kebakaran dan Dilanda Badai Pasir Besar?
Petugas berusaha memadamkan api saat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Desa Gampa, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (13/9/2023). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/rwa.

tirto.id - ⁠⁠Beredar luas kabar mengenai kebakaran hutan di Israel sejak Rabu, 30 April 2025. Menurut berita dari media setempat, selain kebakaran, Israel juga mengalami badai pasir besar di bagian selatan.

Kejadian ini membuat Israel harus menunda perayaan hari kemerdekaan. Menteri Pertahanan Israel Katz juga telah mengumumkan keadaan darurat nasional akibat peristiwa ini.

Dikutip Anadolu Agency, (2/5/2025), melalui rekaman kamera CCTV yang beredar luas di media sosial, tampak jalanan di Israel dihujani oleh badai pasir yang dahsyat. Langit yang seharusnya berwarna biru berubah menjadi oranye dan abu-abu. Kondisi ini membuat kota-kota di Israel diliputi suasana yang mencekam.

Akibat dari badai pasir ini, jarak pandang menjadi minim. Orang-orang yang sudah berada di jalan, memilih untuk meninggalkan mobil mereka di jalanan dan mencari perlindungan. Masyarakat pun dihimbau untuk tidak keluar rumah karena bisa membahayakan keselamatan mereka.

Selain badai pasir besar, Israel juga terus berusaha untuk menjinakkan kobaran api yang melahap sebagian besar hutannya. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bahkan meminta bantuan dunia internasional untuk mengatasinya meskipun telah mengerahkan ratusan orang yang tergabung dalam tim pemadam kebakaran Israel.

Seperti diberitakan The Independent (2/5/2025), negara-negara sekutu Israel seperti Yunani, Siprus, Kroasia, dan Italia telah mengirimkan pesawat pemadam kebakaran yang akan membantu untuk memadamkan api.

Disusul Ukraina, Spanyol, Prancis, dan beberapa negara lain yang juga siap untuk mengirimkan bantuan bagi Israel.

Menurut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel, peristiwa ini telah menghancurkan hampir 5.000 hektar lahan, termasuk 3.000 hektar hutan.

"Ini mungkin kebakaran terbesar yang pernah ada di negara ini," ujar komandan pemadam kebakaran distrik Yerusalem Shmulik Friedman.

Dua peristiwa ini, badai pasir besar dan kebakaran hutan yang terus meluas membuat Israel hampir lumpuh. Pemerintah memerintahkan channel-channel televisi untuk menunda perayaan kemerdekaan Israel yang seharusnya dirayakan pada Rabu, 30 April hingga Kamis, 1 Mei 2025.

Penyebab Kebakaran Hutan di Israel

PM Israel Benjamin Netanyahu menyebut setidaknya ada 18 orang yang telah diamankan oleh kepolisian Israel karena diduga bertanggung jawab pada kebakaran hutan itu.

Dari 18 orang yang ditangkap, satu orang bahkan disebut tertangkap basah saat akan melakukan aksi pembakaran hutan dengan sengaja.

Meskipun sudah mengantongi beberapa tersangka, PM Netanyahu belum bisa memastikan penyebab kebakaran hutan di Israel. Ia menyebut peristiwa ini tidak sesederhana yang dibayangkan.

Akibat kebakaran hutan yang terus meluas, 12 orang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Tak hanya itu, sebanyak 10 orang juga sedang ditangani oleh tim medis di lapangan.

Baca juga artikel terkait ISRAEL atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra