tirto.id - Sebanyak 10 ribu buruh dari anggota Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) berencana melakukan unjuk rasa di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan kementerian atau lembaga terkait pada Kamis (27/11/2025). Apakah demo di Jakarta tersebut jadi dilakukan?
Demo tersebut rencananya mendatangkan buruh yang berasal dari Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Mereka menuntut pemberantasan kegiatan impor ilegal dan memberikan hukum untuk pelakunya.
Dalam pandangan KSPN, pemerintah belum terlalu menampakkan hasil dalam upaya memberantas berbagai praktik impor ilegal. Di sisi lain, Presiden Prabowo pernah berkomitmen menindak pelakunya hingga membakar kapal penyelundup dan melakukan revisi Permendag No.8 Tahun 2024 yang memberikan kelonggaran untuk impor.
Apakah Demo Buruh KSPN 27 November Batal?
Informasi terbaru mengenai demo buruh KSPN 27 November 2025, urung dilakukan. Demo yang tersebut ditunda karena sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan.
Menurut Presiden KSPN Ristiadi, aksi unjuk rasa sedianya akan meminta kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengatasi praktik impor ilegal, termasuk menertibkan Bea Cukai.
Ristiadi menjelaskan, aksi ini turut menjadi dukungan untuk Purbaya dalam memberantas impor tekstil ilegal. Hanya saja, KSPN membatalkannya jelang rencana aksi 27 November 2025.
"Setelah memperhatikan, mengamati dan mencermati situasi yang berkembang, maka kami memutuskan untuk menunda rencana aksi demonstrasi KSPN di kantor Kemenkeu tersebut," kata Ristiadi dalam keterangan resmi.
Alasan KSPN Batalkan Demo
Ristiadi menyebutkan ada empat alasan utama yang membuat KSPN tidak melakukan demo besok 27 November di Kemenkeu. Rincian alasannya sebagai berikut:
1. KSPN melihat keseriusan pemerintah lewat Kemenkeu dalam mencegah dan memberantas impor ilegal. Di samping itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin)dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) turut bergerak mengatasi hal ini sesuai kewenangannya.
2. KSPN dengan Kemenkeu melakukan penjadwalan ulang untuk bertemu membahas isu pemberantasan impor ilegal, penyelamatan industri tekstil, garmen, dan sepatu, hingga menyetop PHK. KSPN juga akan bertemu dengan Kemendag dan Kemenperin mendiskusikan hal ini.
3. Muncul isu akan ada agenda pengerahan massa yang mengangkat berbagai isu dalam waktu berdekatan. Hal ini membuat KSPN membatalkan aksi unjuk rasa agar tidak dimanfaatkan secara politik oleh pihak lain.
4. KSPN membatalkan aksi demo juga dalam rangka memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk fokus menjalankan janji komitmennya memberantas impor ilegal demi melindungi industri di dalam negeri.
Simak berbagai ulasan mengenai demo buruh dalam tautan berikut:
Kumpulan Artikel Demo Buruh
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































