tirto.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan banyak daerah yang kerap memprotes Kementerian Keuangan lantaran menganggap data yang digunakan tidak akurat. Namun, Purbaya menegaskan bahwa kementeriannya selalu berpegang pada data resmi yang telah melalui proses verifikasi berlapis.
“Banyak sekali daerah yang protes dan agak sedikit menyalahkan Kementerian Keuangan dengan data yang tidak akurat. Tapi kita selalu berpegang kepada data yang resmi dan sudah dicek berkali-kali oleh Pak Askolani yang menjalankan hal itu, sehingga kredibilitas kita bisa dijaga,” kata Purbaya dalam Upacara Bendera Hari Pemuda ke-79 dan Hari Oeang ke-79, Jumat (31/10/2025).
Purbaya menekankan bahwa persoalan data adalah hal yang paling penting ketika dirinya aatau Kementerian Keuangan bicara tentang dana di daerah. Ia pun meminta seluruh pejabat di lingkup Kementerian Keuangan maupun pemerintah daerah untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran.
“Saya minta teman-teman semua juga ke depan melakukan hal yang sama. Cek double cek. Cek dan double cek,” tegasnya.
Lebih lanjut, Purbaya menekankan agar setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar dibelanjakan secara tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pastikan uang dibelanjakan tepat waktu, tepat sasaran, dan pastikan setiap rupiah yang kita berikan atau kita alokasikan untuk anggaran digunakan secara semaksimal mungkin untuk kemakmuran masyarakat,” ujarnya.
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id







































