Menuju konten utama

Indosat Bukukan Laba Bersih Rp1,2 T di Kuartal I 2025

Peningkatan laba bersih tersebut dicapai Perseroan dengan didukung oleh lalu lintas data Indosat yang tumbuh 12,2 persen.

Indosat Bukukan Laba Bersih Rp1,2 T di Kuartal I 2025
konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Kantor Pusat Indosat, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2025). tirto.id/Qonita Azzahra

tirto.id - PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan laba bersih sebesar Rp1,2 triliun pada kuartal I-2025, naik 6 persen secara kuartalan (quartal on quartal/qoq). Kenaikan tersebut didorong oleh pendapatan Perseroan yang sampai 31 Maret 2025 mencapai Rp13,6 triliun, tumbuh 9,1 persen secara tahunan (year on year/yoy).

“Saya sangat senang dengan kinerja keuangan kami. Jika Anda melihat laba bersih kami, setelah kami mengeluarkan semua penyesuaian satu kali, dibandingkan dengan tahun 2023, laba bersih kami tumbuh sebesar 38 persen. Ini pertumbuhan yang sangat besar,” papar Direktur sekaligus Chief Financial Officer (CFO) Indosat, Nicky Lee Chi Hung, dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Kantor Pusat Indosat, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2025).

Peningkatan laba bersih tersebut dicapai Perseroan dengan didukung oleh lalu lintas data Indosat yang tumbuh 12,2 persen. Kondisi ini lantas membuat EBITDA ISAT tumbuh lebih dari 10 persen secara tahunan dan 0,6 persen secara kuartalan menjadi Rp6,4 triliun, dengan marjin mencapai 47,2 persen.

“Dan jika Anda dapat melihat juga margin EBITDA, telah naik hampir 1 persen, yang mencerminkan efisiensi yang lebih baik yang kami dapatkan. Jadi, kami pasti mencapai angka yang sangat baik untuk tahun 2024,” tambahnya.

Di sisi lain, sejak 2024 ISAT juga telah berfokus untuk meningkatkan jangkauan jaringan dan memperbanyak penyediaan lebih banyak layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), melalui penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dengan langkah ini, akuisisi pelanggan Indosat juga mengalami peningkatan 0,7 juta secara kuartalan, menjadi 95,4 juta di akhir Maret 2025.

“Kami ingin menjadi perusahaan telekomunikasi AI. Sekarang kami menggunakan AI di setiap aspek organisasi kami dan mencapai penghematan yang signifikan, mencapai efisiensi, serta meningkatkan kualitas pekerjaan dan layanan kami. Mari beralih ke slide berikutnya untuk melihat angka-angka kami untuk tahun 2024,” tukas Nicky.

Baca juga artikel terkait INDOSAT atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra