Menuju konten utama

Imbas Mobil MBG Tabrak Siswa, BGN Khawatir Korban Trauma

BGN mengatakan tidak akan memaksa siswa korban tabrakan untuk konsumsi makan bergizi gratis untuk mencegah rasa trauma mereka.

Imbas Mobil MBG Tabrak Siswa, BGN Khawatir Korban Trauma
Kepala BGN, Dadan Hindayana di RSUD Koja, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025). tirto.id/M. Irfan Al Amin

tirto.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan kalau pelaksanaan pemberian makan bergizi gratis (MBG) di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (11/12/2025), akan dilanjutkan. MBG akan tetap berjalan normal seperti sedia kala pascakejadian penabrakan di sekolah itu.

"Ini tidak ada kaitannya dengan kasus yang lain," kata Dadan di RSUD Koja, saat ditemui wartawan, di hari yang sama.

Meski demikian, Dadan mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk memastikan kesediaan sekolah menerima MBG. Hal itu, kata Dadan, terkait dengan kondisi psikis para siswa imbas kejadian penabrakan yang mungkin menimbulkan trauma.

"Jadi nanti kami akan mengecek dengan SPPG dan saya juga akan koordinasi dengan sekolah, apakah sekolah sementara masih menerima atau tidak [MBG]. Karena ini sangat terkait dengan trauma yang terjadi," ujarnya.

Dadan berjanji bahwa pihaknya akan melakukan pendekatan secara persuasif tanpa paksaan. Dia khawatir, jika MBG dilaksanakan dengan penuh paksaan hal itu akan berimbas pada trauma anak.

"Jangan sampai kemudian kita paksakan dan anak-anak takutnya trauma," tegasnya.

Dadan menjenguk pasien di RSUD Koja yang berjumlah lima orang, kemudian ke RSUD Cilincing, tempat 16 orang korban lainnya. Dia juga akan mengunjungi SDN 01 Kalibaru yang merupakan tempat kejadian perkara atas penabrakan para siswa oleh mobil BGN tersebut.

"Jadi kita coba cek nanti dengan termasuk sekolah. Saya akan ke sana sekarang," terangnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan bahwa pelaksanaan MBG di wilayahnya tetap berjalan seperti biasa walaupun terjadi peristiwa penabrakan di SDN 01 Kalibaru.

"Ini tidak ada urusan dengan MBG, sebetulnya. Karena ini kegiatan rutin yang dilakukan pada sekolah mungkin ini hanya lalai atau mungkin mengantuk. Ini musibah," kata Rano di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Alfons Yoshio Hartanto