Periksa Fakta

Iklan Judi Online Catut Program Berita TV, Bagaimana Faktanya?

Penulis: Alfons Yoshio Hartanto, tirto.id - 10 Nov 2023 12:00 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Video yang beredar di media sosial itu telah diubah isinya, terlihat dari ucapan narasumber yang tak sinkron dengan gerakan mulutnya.
tirto.id - Persebaran dan masifnya judi online kian menjerat masyarakat Indonesia. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat, perputaran transaksi judi online mencapai Rp190 triliun dari 156 juta transaksi di tahun 2017—2022.


Kondisi itu makin mengkhawatirkan lantaran ada kenaikan rata-rata transaksi dua kali lipat setiap tahunnya. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut, satu situs judi online saja sudah bisa menyebabkan masyarakat merugi Rp27 miliar per tahunnya.


Lebih lanjut, tak genap sebulan, tepatnya sepanjang 1—21 September 2023, Kominfo telah memutus akses atau menghapus 60.582 konten perjudian online.

Di sisi lain, situs judi terus beranak-pinak, konten-konten yang mengiklankan situs judi pun masih banyak beredar, termasuk di media sosial.


Salah satu unggahan akun Facebook "Motocrossgallery" pada Jumat (3/11/2023) lalu bahkan berisi iklan promosi salah satu situs judi yang seolah-olah ada dalam suatu program televisi.

Periksa Fakta Hoaks Iklan Judi Online Mencatut Program Televisi
Periksa Fakta Hoaks Iklan Judi Online Mencatut Program Televisi


Dalam video yang diunggah akun Facebook "Motocrossgallery", terlihat program CNBC Indonesia "Investime" mempromosikan situs judi dalam pembahasannya. Unggahan juga mencantumkan tautan ke situs judi tersebut di bagian bawah video.


Sampai dengan Jumat (10/11/2023), video telah ditonton hampir 400 orang, disebarkan ulang 1.000 kali, serta menuai lebih dari 600 komentar dan 486 impresi (likes dan emoticons).

Lalu, apakah benar ada program televisi dari CNBC Indonesia yang mempromosikan situs judi?


Penelusuran Fakta

Infografik Periksa Fakta Hoaks Iklan Judi Online
Infografik Periksa Fakta Hoaks Iklan Judi Online Mencatut Program Televisi. tirto.id/Quita


Usai menyaksikan video berdurasi 44 detik itu, Tim Riset Tirto menemukan sejumlah kejanggalan, salah satunya perkataan narasumber yang tidak sinkron dengan gerakan mulutnya.


Hal itu mengindikasikan adanya proses sulih suara (dubbing) yang dilakukan untuk mengelabui penonton. Tampilan situs judi di tengah video juga terlihat tidak menyatu dengan program televisi yang dibawakan.


Tim Riset Tirto kemudian melanjutkan penelusuran dengan mencari video asli dari klip tersebut. Pencarian dengan kata kunci 'cnbc investime judi online' di YouTube mengarahkan ke video di kanal YouTube CNBC Indonesia.

Di video asli, terlihat kalau dua pembawa acara dan satu narasumber dari CNBC Indonesia mendiskusikan soal judi online dan bahayanya.

Melihat dan mendengar apa yang disampaikan narasumber, terdapat perbedaan dengan video yang tersebar di YouTube. Di video asli dari kanal CNBC Indonesia, tidak ada promosi situs judi, apalagi menyebut nama situs tersebut.


Apa yang dibicarakan narasumber dalam video asli pun sinkron dengan gerakan mulutnya, tak seperti video unggahan akun Facebook "Motocrossgallery".

Dengan demikian, potongan program CNBC Indonesia "Investime" mempromosikan situs judi yang beredar di media sosial itu merupakan video yang diubah isinya (altered).

Sumber:
Kanal YouTube CNBC Indonesia

==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Periksa Data, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id

Baca juga artikel terkait PERIKSA FAKTA atau tulisan menarik lainnya Alfons Yoshio Hartanto
(tirto.id - Mild Report)

Penulis: Alfons Yoshio Hartanto
Editor: Shanies Tri Pinasthi

DarkLight