tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot ke level 8.092,905 pada perdagangan Senin (2/3/2026). Mengutip RTI Business pukul 09.04 WIB, indeks mengalami pelemahan 133,4 poin atau sebesar 1,62 persen.
Laju IHSG didorong oleh 62 saham yang dibuka menguat, 626 saham dibuka melemah, serta 41 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 8.049,388 hingga 8.109,501, sementara kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp14,543 triliun.
Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi ini tercatat cukup aktif dengan 4,63 miliar saham berpindah tangan melalui 363.297 kali transaksi. Sementara nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp3,07 triliun.
Adapun, agresi yang dilakukan AS-Israel ke wilayah Iran memicu penutupan Selat Hormuz, jalur perdagangan 20 persen minyak dan gas dunia. Respons Iran ini membuat pasar minyak global bersiap menghadapi gejolak berkepanjangan.
Langkah strategis yang dilakukan Iran pun mulai berdampak ke sentimen pasar di berbagai sektor. Data IDX menunjukkan, pada pukul 09.24 WIB, sektor siklikal mengalami koreksi 4,63 persen, disusul sektor infrastruktur 3,21 persen, properti 3,11 persen, dan nonsiklikal 2,37 persen.
Sedangkan, sektor energi menjadi satu-satunya sektor yang mengalami peningkatan dengan posisi naik 1,21 persen, pada perdagangan pagi ini.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan konflik dapat berlanjut hingga empat minggu ke depan, atau hingga target Amerika tercapai. Dengan seperlima perdagangan minyak dan 20 persen gas alam cair dunia melewati Selat Hormuz, situasi ini menjadi sorotan utama.
Berdasarkan analisis tim riset Binaartha, IHSG melemah 1,04 persen di level 8.235,262 pada akhir perdagangan 25 Februari 2026. IHSG telah menembus di bawah 8.252, yang mengonfirmasi berlanjutnya koreksi subwave II dan berpotensi menguji area 8.000-8.075 sebagai target ideal.
Rebound untuk memulai reli subwave iii akan terjadi segera jika penutupan harian dari IHSG masih berada di atas 7.898. Level support IHSG berada di 8.074, 7.989 dan 7.835, sementara level resistennya di 8.269, 8.363, 8.527 dan 8.812. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Farida Susanty
Masuk tirto.id


































