Menuju konten utama

IHSG Anjlok 1,25% ke 6.352 saat Pembukaan Perdagangan Hari Ini

Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 6.282,157-6.355,033 sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp10.967 triliun.

IHSG Anjlok 1,25% ke 6.352 saat Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). IHSG pada Jumat (24/4) ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen ke posisi 7.129,49, sementara indeks LQ45 turun 25,12 poin atau 3,51 persen ke posisi 690,76. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah ke level 6.352,202 pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (20/5/2026). Mengutip RTI Business pukul 09.03 WIB, indeks melemah 79,7 poin atau sebesar 1,25 persen.

Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 124 saham menguat, 380 melemah dan 160 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.

Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 6.282,157 hingga 6.355,033 sementara kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.967 triliun.

Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi ini tercatat cukup aktif dengan 1,2 miliar saham berpindah tangan melalui 111.924 kali transaksi. Sementara nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp731 miliar.

Analisis saham dari Binaartha Sekuritas, melihat bahwa IHSG melemah 1,85 persen di level 6.599.240 pada akhir perdagangan 18 Mei 2026. IHSG menembus support Fibonacci 6.587 secara agresif pada hari Senin, mengawali perdagangan pekan ini pasca libur panjang.

Sejauh ini, belum terlihat adanya perlambatan dari tekanan jual di pasar, yang membawa posisi IHSG lebih dekat dengan Fibonacci retracement berikutnya, yaitu 6.363.

Jika IHSG menembus level tersebut, maka retest terhadap level 5911 menjadi sangat mungkin untuk terjadi. Level support IHSG berada di 6.363, 6.253, 6.098 dan 5.911, sementara level resistennya di 6.787, 7.001 dan 7.207. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Andrian Pratama Taher