Menuju konten utama

IEU-CEPA Rampung, Mendag: Potensi Pasar Eropa Rp107 Kuadriliun

Hitung-hitungan pemerintah, ekspor Indonesia bisa meningkat hingga 57,76 persen dalam 3 tahun lewat melalui pakta dagang IEU-CEPA.

IEU-CEPA Rampung, Mendag: Potensi Pasar Eropa Rp107 Kuadriliun
Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

tirto.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan perundingan European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) hampir mencapai titik temu. Ia menyatakan sudah tidak ada lagi substansi yang menjadi persoalan proses dalam perundingan IEU-CEPA antara Pemerintah Indonesia dengan Uni Eropa.

Dengan rampungnya perundingan IEU-CEPA kelak, Uni Eropa disebut menjadi pasar alternatif bagi Indonesia selain Amerika Serikat dalam memasarkan produk dalam negeri.

"Impor EU ke dunia kan 6,6 triliun dolar AS, kalau kita bandingkan Amerika 3,3 (triliun dolar AS) something triliun dolar AS. Jadi, kalau kita bisa masuk lebih besar ke EU, saya pikir ini pasar yang bagus buat kita untuk alternatif pasar-pasar di negara lain,” ujar Budi dalam keterangan pers dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (13/7/2025).

Budi membeberkan isu yang dibahas dalam perundingan termasuk kebijakan European Union on Deforestation-free Regulation (EUDR) atau UU Antideforestasi.

Ia memastikan perdebatan soal EUDR sudah mendapat titik terang dengan melunaknya sikap Uni Eropa.

Dia mengaku memang butuh waktu lama untuk menyelesaikan perundingan IEU-CEPA. Namun, Budi memastikan perundingan dagang ini akan saling menguntungkan kedua belah pihak.

Hitung-hitungan pemerintah, ekspor Indonesia bisa meningkat hingga 57,76 persen dalam 3 tahun lewat melalui pakta dagang IEU-CEPA.

Beberapa komoditas utama yang mendominasi ekspor Indonesia ke Uni Eropa seperti minyak kelapa sawit dan turunannya, bijih tembaga, fatty acids (oleokimia), produk alas kaki, bungkil kelapa, besi baja, lemak coklat dan kopra, serta produk berbasis karet dan mesin.

Lewat keterangan resminya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perundingan IEU-CEPA sudah memasuki tahun ke-10, dengan lebih dari 19 putaran. Namun, pembahasannya akan segera selesai dan dinilai menjadi batu loncatan baru di tengah situasi ketidakpastian global.

Kesepakatan ini diharapkan dapat membuka peluang bisnis yang lebih luas, meningkatkan kepastian hukum, serta menyediakan platform strategis untuk memperdalam dialog dan kerja sama di berbagai isu ekonomi penting yang relevan saat ini.

Sementara itu, hubungan dagang Indonesia-Uni Eropa terus menunjukkan perkembangan signifikan dengan nilai perdagangan mencapai 30,1 miliar dolar AS pada 2024. Surplus perdagangan Indonesia terhadap Uni Eropa juga meningkat pesat, mencapai 4,5 miliar dolar AS pada 2024 atau naik dari 2,5 miliar dolar AS dari tahun sebelumnya.

β€œDan mereka melihat di berbagai regional, ASEAN sangat kuat dan anchor-nya Indonesia. Sesudah Indonesia, di belakang antri nih, Malaysia ingin, Thailand ingin. Jadi Indonesia menjadi pelopor lah untuk bekerja sama dengan berbagai negara itu,” kata Menko Airlangga.

Baca juga artikel terkait EKSPOR atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Insider
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana