Menuju konten utama

Harga Minyak Dunia Naik Tipis Jelang Akhir Pekan

Sementara itu, sejumlah negara mulai meningkatkan produksi minyak seiring kembali dibukanya Selat Hormuz.

Harga Minyak Dunia Naik Tipis Jelang Akhir Pekan
pengendara melakukan pengisian ulang bahan bakar minyak jenis premium di spbu, jakarta, senin (22/2). kementerian esdm menegaskan dengan turunnya harga minyak dunia, pemerintah akan menentukan harga baru bahan bakar minyak (bbm) jenis premium dan solar pada bulan april 2016. antara foto/m agung rajasa/foc/16.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Harga minyak naik tipis pada perdagangan Jumat (3/7/2026), menjelang libur panjang akhir pekan di Amerika Serikat. Kenaikan ini didorong oleh optimisme yang masih diselimuti kehati-hatian terhadap upaya perdamaian di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran.

Pada pukul 01.55 waktu setempat, harga minyak mentah Brent untuk kontrak berjangka naik 17 sen atau 0,24 persen menjadi US$72,10 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 14 sen atau 0,20 persen menjadi US$68,83 per barel.

Pada perdagangan sebelumnya, kedua acuan harga minyak tersebut sempat menyentuh level terendah dalam empat bulan terakhir, sejak sebelum pecahnya perang antara AS dan Israel melawan Iran pada akhir Februari 2026.

Secara mingguan, harga minyak Brent turun tipis 0,02 persen, sedangkan WTI naik 0,12 persen. Pergerakan itu menjadi perubahan mingguan terkecil bagi kedua kontrak dalam beberapa bulan terakhir.

"Ini merupakan bentuk optimisme yang tetap disertai kehati-hatian. Pasar ingin percaya bahwa upaya perdamaian akan bertahan, tetapi pelaku pasar masih memilih bersikap waspada dan menahan posisi hingga melihat bukti nyata situasi di lapangan benar-benar membaik," kata kepala analis pasar KCM Trade, Tim Waterer, dikutip Reuters.

Sementara itu, sejumlah negara mulai meningkatkan produksi minyak seiring kembali dibukanya Selat Hormuz. Sebelum perang pecah, jalur pelayaran strategis tersebut menjadi lintasan bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia setiap harinya.

Di Kuwait, produksi minyak melonjak tajam menjadi 1,65 juta barel per hari (bph) pada Juni, dari 580.000 bph pada Mei. Seorang sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan kepada Reuters pada Kamis (2/7/2026) bahwa anggota OPEC itu meningkatkan ekspor minyak setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran.

Selain itu, sedikitnya lima kapal tanker super yang mengangkut total sekitar 10 juta barel minyak mentah Arab Saudi telah keluar dari Selat Hormuz. Menurut sumber perdagangan dan data pelayaran, Saudi Aramco juga mulai beralih ke mekanisme penetapan harga spot untuk mempercepat penjualan minyaknya ke pasar Asia.

Baca juga artikel terkait HARGA MINYAK DUNIA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fadrik Aziz Firdausi