Menuju konten utama

Gunung Semeru Meletus 3 Kali Hari Ini dan Info Ketinggian Erupsi

Gunung Semeru meletus hingga 3 kali pada hari ini Kamis, 2 Oktober 2025. Cek info ketinggian erupsi dan situasi terkini.

Gunung Semeru Meletus 3 Kali Hari Ini dan Info Ketinggian Erupsi
Gunung Semeru. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada hari Kamis, 2 Oktober 2025. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), gunung tertinggi di Pulau Jawa ini mengalami tiga kali erupsi dalam rentang waktu pagi hingga menjelang siang hari.

Erupsi Gunung Semeru hari ini disertai dengan kolom abu yang membumbung tinggi dan arah sebaran material ke barat daya.

Erupsi pertama tercatat pada pukul 07:11 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 4.276 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Aktivitas ini berlangsung selama 119 detik dengan amplitudo maksimum 22 mm di seismograf.

Sekitar satu jam kemudian, pukul 08:16 WIB, terjadi erupsi kedua dengan karakteristik serupa. Kolom abu kembali teramati setinggi sekitar 600 meter dari puncak, dengan warna putih hingga kelabu mengarah ke barat daya. Letusan terekam selama 129 detik.

Erupsi ketiga terjadi pada 09:33 WIB, dengan kolom abu lebih tinggi dibanding dua letusan sebelumnya, yakni sekitar 700 meter di atas puncak atau sekitar 4.376 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu pekat dengan intensitas tebal, mengarah ke sektor barat daya. Durasi erupsi ini tercatat 120 detik dengan amplitudo maksimum 22 mm.

Rangkaian erupsi hari ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih cukup tinggi sehingga masyarakat di sekitar kawasan diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Sebelum letusan hari ini, Semeru juga mengalami erupsi beruntun sejak awal pekan. Pada Rabu, 1 Oktober 2025, gunung ini meletus sedikitnya lima kali dengan variasi ketinggian kolom abu hingga 700 meter.

Bahkan pada Selasa, 30 September 2025, erupsi terpantau sejak pagi hari dengan kolom abu mencapai 500 meter dan beberapa letusan lainnya meski visual tidak teramati.

Data tersebut menunjukkan pola erupsi yang cukup konsisten dalam beberapa hari terakhir. PVMBG telah mengeluarkan beberapa imbauan penting bagi masyarakat di sekitar Gunung Semeru:

  1. Tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 km dari puncak. Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi area sejauh 500 meter dari tepi sungai karena potensi awan panas dan lahar bisa meluas hingga 13 km dari puncak.
  2. Menghindari aktivitas dalam radius 3 km dari kawah/puncak gunung karena rawan lontaran batu pijar.
  3. Tetap mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Gunung Semeru merupakan gunung api aktif yang kerap menunjukkan aktivitas tinggi, sehingga pemantauan dan kewaspadaan menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko bencana.

Dengan tiga kali erupsi yang terjadi pada Kamis, 2 Oktober 2025, masyarakat diminta untuk mematuhi arahan PVMBG dan tidak mendekati zona berbahaya. Pemerintah daerah bersama relawan kebencanaan juga terus siaga untuk membantu evakuasi apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Pembaca juga dapat mengetahui info terbaru tentang Gunung Semeru melalui tautan di bawah ini:

Kumpulan Artikel Tentang Gunung Semeru

Baca juga artikel terkait GUNUNG MELETUS atau tulisan lainnya dari Lita Candra

tirto.id - Edusains
Kontributor: Lita Candra
Penulis: Lita Candra
Editor: Beni Jo