Menuju konten utama

Grup Merdeka Kirim Tim Siaga Bencana Dukung Penanganan Gempa NTT

Grup Merdeka mengirim 15 personel ERG gabungan dari lima site tambang untuk mendukung SAR dan tanggap darurat gempa Flores.

Grup Merdeka Kirim Tim Siaga Bencana Dukung Penanganan Gempa NTT
Tim ERG Merdeka bergabung dalam Posko ESDM Siaga Bencana untuk mendukung kegiatan Search & Rescue (SAR), tanggap darurat, serta misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. FOTO/MDKA
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA) bersama anak usahanya PT Merdeka Battery Materials Tbk (IDX: MBMA), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS; HKEX: 6228) mengirimkan 15 personel Emergency Response Group (ERG) untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tim ERG Merdeka bergabung dalam Posko ESDM Siaga Bencana untuk mendukung kegiatan Search & Rescue (SAR), tanggap darurat, serta misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Personel ERG yang diberangkatkan merupakan tim gabungan dari ERT kelime site Grup Merdeka, yakni Tambang Tembaga Wetar, Tambang Emas Tujuh Bukit, Tambang Emas Pani, Tambang Sulawesi Cahaya Mineral, dan Pabrik AIM (PT Merdeka Tsingshan Indonesia).

Pengiriman tim tersebut dilakukan menyusul gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Gempa yang berpusat di timur laut Kabupaten Nagekeo tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di NTT, termasuk Nagekeo, Ende, Ngada, Sikka, Alor, dan Manggarai Barat.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dihimpun hingga 19 Agustus 2026, gempa Flores mengakibatkan 71 orang meninggal dunia dan 1.182 orang luka-luka. Sebanyak 11.925 rumah dilaporkan rusak, sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai 59.647 jiwa.

“Dalam situasi tanggap darurat, dukungan cepat, terlatih, dan terkoordinasi sangat dibutuhkan di lapangan. Kami berharap kehadiran tim ERG Merdeka dapat membantu upaya pencarian, penyelamatan, serta pemulihan awal bagi masyarakat terdampak gempa Flores,” ujar Albert Saputro, Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Tim ERG Merdeka diberangkatkan melalui dua jalur menuju Kota Ende di Pulau Flores. Personel ERT dari Tambang Tembaga Wetar, Tambang Sulawesi Cahaya Mineral, Tambang Emas Pani, dan Pabrik AIM menempuh jalur kupang dan berangkat pada 18 Agustus 2026. Dari Kupang, tim melanjutkan perjalanan laut menuju Ende sebelum bergerak ke Posko ESDM Siaga Bencana 3 di Kabupaten Nagekeo.

Sementara itu, personel ERT dari PT Bumi Suksesindo, pengelola Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, telah lebih dulu tiba di Labuan Bajo pada 18 Agustus 2026. Tim tersebut kemudian membantu kegiatan di Posko ESDM Siaga Bencana 1 di Kecamatan Lamba Leda sebelum bergerak menuju Posko ESDM Siaga Bencana 3 untuk bergabung dengan personel ERT Merdeka lainnya.

Dalam pelaksanaan misi kemanusiaan ini, tim ERG Merdeka berkoordinasi dengan ESDM Siaga Bencana bersama berbagai tim dari perusahaan sektor energi dan sumber daya mineral lainnya. Koordinasi tersebut mencakup dukungan personel ERT, pencarian dan penyelamatan, bantuan logistik, komunikasi, serta kebutuhan tanggap darurat lainnya di wilayah terdampak bencana.

Mewakili tim ERG Merdeka, OHS and CRM Assistant Manager PT Merdeka Copper Gold Tbk Siswoyo mengatakan, seluruh personel ERT yang diberangkatkan telah memiliki pengalaman dalam penanganan keadaan darurat di wilayah operasi masing-masing.

“Prioritas kami adalah keselamatan, koordinasi yang baik, dan memberikan dukungan semaksimal mungkin kepada masyarakat terdampak,” ujarnya.

Grup Merdeka akan terus berkoordinasi dengan Posko ESDM Siaga Bencana dan pihak terkait dalam mendukung upaya penanganan gempa Flores.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis