tirto.id - Popularitas Thai tea terus meningkat seiring bermunculannya berbagai merek baru dan tren cita rasa yang kian variatif. Guna mengulik kebiasaan konsumsi serta kecenderungan konsumen terhadap minuman ini, Jakpat menggelar survei untuk melihat bagaimana masyarakat menikmati Thai tea dan merek mana yang menjadi favorit.
Laporan ini disusun berdasarkan data dari 300 responden yang mengaku telah mengonsumsi Thai tea segar dalam tiga bulan terakhir. Karena merekalah yang langsung menentukan pilihan produk, pandangan para responden ini diyakini menjadi cerminan kondisi pasar saat ini.
Thai Tea Bukan Minuman Harian
Seluruh responden mengaku pernah membeli Thai tea racikan langsung dari gerai dalam bentuk cup untuk dibawa pergi (on the go) selama tiga bulan terakhir. Di samping itu, lebih dari setengah responden juga mengonsumsi varian siap minum (ready-to-drink), sedangkan 31% lainnya lebih memilih membuat sendiri menggunakan bubuk atau saset instan.
Ditinjau dari intensitas konsumsinya, hampir separuh responden (48%) mengonsumsi Thai tea sebanyak 1–3 kali dalam sebulan. Sementara itu, 36% responden mengonsumsinya 1–3 kali seminggu, dan 12% lainnya mengonsumsinya lebih intens, yaitu 4–6 kali seminggu. Hanya 4% responden yang tergolong konsumen fanatik dengan mengonsumsi Thai tea setiap hari.
"Dari pola konsumsinya, Thai tea sudah cukup rutin dikonsumsi, tetapi belum menjadi minuman sehari-hari. Konsumen memilih Thai tea pada momen tertentu, sementara di kesempatan lain mereka juga punya banyak pilihan minuman lain," ucap Lead Researcher Jakpat, Farida Hasna.
Peta Persaingan Merek Thai Tea di Indonesia
Hasil survei Jakpat mengenai preferensi merek menunjukkan bahwa Chatime dan Kopi Kenangan sama-sama memuncaki posisi sebagai merek Thai tea paling banyak dikonsumsi saat ini, masing-masing dengan raihan 28%. Setelah dua nama besar tersebut, menyusul Dum Dum Thai Drinks dengan 13% suara responden, kemudian Es Teh Indonesia dengan 11%. Adapun haus! menutup jajaran lima besar dengan perolehan 9%.
Sementara dari sisi persepsi cita rasa, Dum Dum Thai Drinks tampil sebagai merek yang dianggap paling otentik, dengan 82% responden mengakuinya. Capaian ini melampaui Chatime (71%) maupun Kopi Kenangan (63%). Di sisi lain, haus! dan Es Teh Indonesia juga dipandang memiliki rasa yang otentik, masing-masing dengan persentase 57% dan 52%.
"Di kategori Thai tea, konsumen bisa punya pertimbangan yang berbeda dalam memilih sebuah brand. Salah satunya terlihat dari Dum Dum Thai Drinks, yang lebih menonjol pada persepsi rasa yang enak dan autentik, dan hal ini juga terlihat pada tingkat kepuasan konsumennya. Artinya, selain awareness dan kemudahan menemukan brand, pengalaman terhadap produknya sendiri tetap menjadi bagian penting dalam pilihan konsumen," tutur Hasna.
Lantas, di mana konsumen umumnya membeli Thai tea? Faktor apa saja yang memengaruhi pemilihan mereknya? Temukan jawabannya dalam laporan Jakpat Thai Tea Consumption & Top Brands yang bisa diunduh di sini.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id

































