Menuju konten utama

GMFI Setujui Inbreng Lahan Angkasa Pura Senilai Rp5,66 Triliun

Dengan aksi tersebut, posisi ekuitas GMFI diproyeksikan berbalik dari minus 248,99 juta dolar AS, kini menjadi positif 102,87 juta dolar AS.

GMFI Setujui Inbreng Lahan Angkasa Pura Senilai Rp5,66 Triliun
Petugas saat melakukan perawatan pesawat di Hanggar GMF Aeroasia, Tangerang, Banten, Jum'at (28/12/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) dan perubahan anggaran dasar perseroan.

Keputusan dari hasil RUPSLB tersebut adalah persetujuan penyetoran modal non-tunai (inbreng) dari PT Angkasa Pura Indonesia (API) berupa lahan seluas 972.123 meter persegi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Lahan itu mencakup area operasional utama GMFI dari Hanggar 1 hingga Hanggar 4, dengan nilai mencapai Rp5,66 triliun," kata Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi dalam keterangannya, Jumat (24/10/2025).

Langkah baru GMFI itu menjadi bagian dari restrukturisasi Garuda Indonesia Group. Dengan aksi tersebut, posisi ekuitas GMFI diproyeksikan berbalik dari minus 248,99 juta dolar AS, kini menjadi positif 102,87 juta dolar AS.

“Aksi korporasi ini bukan sekadar langkah finansial, tetapi pondasi strategis agar GMFI dapat bergerak lebih lincah dan berkelanjutan,” ujar Andi.

Menurutnya, dengan memiliki aset strategis dan struktur permodalan yang lebih kuat, GMFI siap memperluas kapasitas bisnis, memperkuat kemandirian operasional, serta memperkokoh posisinya sebagai MRO terintegrasi yang andal di tingkat global.

Lebih jauh, dana hasil PMHMETD akan digunakan untuk modal kerja, menjaga standar keselamatan dan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan pelanggan.

GMFI juga menilai kerja sama dengan Angkasa Pura membuka peluang kolaborasi lintas sektor.

"GMFI siap melangkah ke fase baru transformasi korporasi yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang. Sinergi dengan API membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem aviasi nasional, sekaligus memperkuat posisi GMFI sebagai perusahaan MRO," tutupnya.

Diketahui, RUPSLB GMFI dihadiri oleh pemegang saham yang seluruhnya berjumlah 34.799.649.836 saham, setara dengan 92,64 persen dari jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan yaitu sejumlah 28.233.511.500 saham Seri A dan 9.332.467.476 saham Seri B. Serta telah memenuhi ketentuan kuorum sesuai Anggaran Dasar Perseroan.

Baca juga artikel terkait GARUDA atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Dwi Aditya Putra