Menuju konten utama

Gen Z Peru Demo Antipemerintah dan Update Situasi Terkini

Simak situasi terkini demo Gen Z Peru yang telah menyebabkan korban jiwa dan ratusan orang luka-luka.

Gen Z Peru Demo Antipemerintah dan Update Situasi Terkini
Seorang demonstran bentrok dengan petugas polisi anti huru hara selama protes terhadap Presiden sementara Peru, Jose Jeri, di Lima pada 15 Oktober 2025. AFP/CONNIE FRANCE
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Satu orang tewas dan ratusan orang terluka dalam aksi demonstrasi Gen Z di Peru, Kamis malam (16/10) waktu setempat menuntut Presiden Peru Jose Jeri dan para anggota parlemen mundur.

Dikutip dari AP News, protes Gen Z dan warga Peru dimulai sebulan lalu menuntut upah yang lebih baik bagi kaum muda dan pensiun. Namun, tuntutan kian meluas.

“Setelah isu pensiun, muncul frustrasi lain terkait dengan ketidakamanan, melemahnya kapasitas negara di Peru, dan korupsi,” kata Omar Coronel, profesor sosiologi di Pontificia Universidad Catolica del Peru yang meneliti gerakan sosial.

Peru saat ini tengah mengalami krisis politik yang diperparah dengan meningkatnya kasus pembunuhan, perampokan, pemerasan, dan ancaman oleh kelompok kriminal.

Kondisi ini pada gilirannya memicu serangkaian pemohokan dan aksi demonstrasi di berbagai daerah, yang semakin memperberat tekanan terhadap pemerintah yang baru dibentuk.

Situasi Terkini Demo Gen Z di Peru

Melansir Reuters, demonstrasi yang awalnya berjalan damai, berujung ricuh setelah massa mulai bentrok dengan aparat keamanan di luar Gedung Parlemen. Ketegangan meningkat ketika polisi menembakkan gas air mata.

Meski dituntut mundur, menurut laporan AP News, Jose Jeri yang baru dilantik pada 10 Oktober lalu, menolak untuk mengundurkan diri.

“Tanggung jawab saya adalah menjaga stabilitas negara, itulah tanggung jawab dan komitmen saya,” kata Jeri kepada pers lokal.

Fernando Losada, perwakilan kantor Ombudsman, menyebut Eduardo Mauricio Ruiz, pria berusia 32 tahun, tewas setelah ditembak dalam aksi demonstrasi. Saat ini kasusnya masih ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan.

Jose Jeri menyampaikan penyesalannya atas kematian itu melalui unggahan di X dan berjanji penyelidikan akan dilakukan secara objektif. Ia menuding kekerasan disebabkan oleh penjahat yang menyusup ke dalam demonstrasi damai untuk menimbulkan kerusuhan.

Presiden baru itu menyebut akan meminta parlemen untuk memberikan wewenang mengatur undang-undang terkait keselamatan publik. Ia menambahkan bahwa salah satu prioritasnya adalah reformasi penjara, meskipun belum merinci detail kewenangan yang dimaksud.

Pihak berwenang saat ini tengah menyelidiki kasus kematian dan luka-luka yang dialami pengunjuk rasa serta aparat. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan menghindari kekerasan selama proses berlangsung.

Tirto telah merangkum sejumlah informasi penting mengenai Internasional. Yuk, cek artikel selengkapnya dengan klik tautan di bawah ini!

Kumpulan Artikel Internasional

Baca juga artikel terkait INTERNASIONAL atau tulisan lainnya dari Indyra Yasmin

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Indyra Yasmin
Editor: Yantina Debora